Gubernur VBL: Keberhasilan Daerah Tergantung Pemimpin

berbagi di:
img_20200629_123636

 

 

 

 

Son Bara

Progres pembangunan dan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi merupakan capaian yang baik dari satu desain pembangunan. Setiap kabupaten dan Provinsi NTT bisa keluar dari zona miskin tergantung dari pemimpinnya.

Tugas penting seorang pemimpin itu bekerja untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat NTT.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam lawatannya selama dua hari di Kabupaten Ende.

Menurut VBL, ada beberapa faktor yang mempengaruhi suatu daerah bisa berkembang maju atau tidak ada perubahan sama sekali. Pemimpin harus punya visi yang baik bagaimana memaksimalkan berbagai potensi yang ada di daerah.

“Keberhasilan satu daerah itu tergantung dari pemimpinnya. Pemimpin harus memiliki kecerdasan, tidak memiliki ketamakan atau kerakusan dan harus memiliki SDM yang baik. Saya perlu sampaikan jika dalam dua tahun kepemimpinan saya tanpa kemajuan ekonomi masyarakat, maka yang paling bodoh adalah pemimpinnya. Hal yang sama juga akan terjadi di setiap kabupaten,” tegas Gubernur VBL.

Menurutnya, tantangan besar yang dihadapi Provinsi NTT saat ini yakni bidang kesehatan dan ekonomi. NTT perlu menyiapkan satu generasi terbaik untuk membawa Provinsi NTT suatu nanti akan menjadi provinsi yang maju.

“Saya melihat untuk Kabupaten Ende ada progres yang sangat baik. Saat ini Kabupaten Ende dalam angka pertumbuhan ekonomi berada di bawah Kota Kupang. Secara umum tidak ada kebanggaan bagi kita karena NTT masih masuk pada zona miskin. Perlu sinergi dalam program pembangunan sehingga kita bisa saling mengisi sesuai porsi yang kita miliki. Kita harus bisa menangkap peluang besar pada sektor pariwisata yang akan menjadi lokomotif pembangunan, sembari kita mulai menata infrastruktur yang kita,” jelas VBL.

Ia menambahkan pemerimyah setiap kabupaten di daratan Flores ini mestinya bersinergi dan menyiapkan diri dengan baik untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan dalam satu atau dua tahun ke.depan.

“Ini mesti kita siapkan dengan baik sarana dan prasara yang kita miliki saat ini. Saya berharap Pulau Flores dan Kabupaten Ende bisa menjadi tempat transit yang luar biasa. Flores harus bisa menyiapkan diri dan mendesain dengan baik sektor pariwisata untuk menyambut para wisatawan yang akan datang berkunjung. Saya berharap ada sinergi dalam program pariwisata untuk menjadikan Pulau Flores sebagai salah satu destinasi wisata,” harapnya.