Gubernur VBL Kunjungi 368 Pengungsi di Gereja GMIT Motamaru Belu

berbagi di:
img-20210407-wa0026

Rombongan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi Pengungsi di Gereja GMIT Motamaru, Kabukaten Belu, Provinsi NTT, Rabu (7/4). Foto:Stef Kosat/vn.

Stef Kosat

GUBERNUR NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam kunjungan kerja untuk memantau korban siklon tropis seroja di Kabupaten Malaka, menyempatkan diri untuk melihat 386 warga Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi NTT yang mengungsi di Gereja GMIT Motamaru, Rabu (7/4).

Gubernur VBL, pada kesempatan tersebut tak banyak bicara dan hanya meminta Plt Kadis kesehatan Belu, Theresia M Saik untuk memeriksa dan memastikan tidak ada anak kecil yang masuk angin (Sakit lambung).

Kepada Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk, Gubernur VBL meminta segera membangun kembali tujuh umah warga yang hanyut terbawa banjir. Penjabat Bupati Zakarias Moruk memastikan bawah semua bahan telah tersedia.

Gubernur VBL pada Kunjungan tersebut juga meminta agar Zakarias Moruk membuat laporan tertulis terkait jalan provinsi, jalan negara, irigasi dan Bendungan Maubusa serta jembatan Builalu di Kabupaten Belu  yang nyaris putus diterjang banjir.

Pemerintah Kabupaten Belu juga sedang mendata lahan masyarakat yang terdampak banjir. Terdata 50 hektare (Ha) sawah di Fatuketi, yang terendam air dan pasir setinggi 1 meter.

“Khusus irigasi Maubusa harus diperbaiki segera oleh provinsi karena terdapat 575 Ha sawah. Selain itu, lahan tersebut sedang dipersiapkan untuk musim tanam kedua pada bulan Mei-September,” kata Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk.¬† (Yan/ol)