Hari ini, 132 desa di Alor gelar Pilkades

berbagi di:
Komnas Perempuan Minta Pilkades Lasiolat Diulang

Polce Siga
Sebanyak 132 dari 158 desa di Kabupaten Alor menggelar Pemihan Kepala Desa (Pilkases) serentak hari ini,  Sabtu (20/7). Pilkades serentak ini untuk periode 2019-2025 dari 17 kecamatan di daerah itu.

Masih ada 26 desa yang belum melakukan pergantian kepala desa (kades). Para kades ini masih memiliki masa jabatan satu sampai dua tahun lagi.

Bupati Alor, Amon Djobo yang dihubungi VN, Jumat (19/7)  berharap Pilkades dapat berjalan lancar dan aman.

Dia mengatakan, rakyat harus cerdas memilih calon yang mempunyai kompetensi dan kemampuan yang baik apalagi setiap desa harus mengelola dana milyaran rupiah.

“Masyarakat harus memilih calon yang mempunyai kemampuan dalam pengelolaan keuangan, karena saat ini dana desa yang masuk ke desa itu sampai miliaran rupiah, ” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan Pilkades,  lanjut Djobo, ia sudah menyerahkan alat peraga dan perlengkapan pilkades berupa kotak suara dan surat suara serta perlengkapan lainnya. Ia berharap,  panitia pemilihan dapat melaksanakan tugasnya dengan jujur dan adil.

“Pilkases ini pesta demokrasi yang tetap akan bertumbuh dengan baik dari desa, kecamatan dan kabupaten. Tentunya kita berharap Pilkades ini berjalan dengan baik, aman dan lacar. Dengan demikian dapat memberikan arti dan nilai bagi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di tingkat desa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Alor,  Mohammad Bere mengatakan, masih terdapat 26 desa yang belum menggelar Pilkades, karena masa jabatan belum selesai. Masa jabatan para kades itu antara satu sampai dua tahun.

“Masih ada 26 desa yang belum dan tersebar di beberapa kecamatan. Mereka itu masa jabatan belum selesai. Ada yang satu tahun ada juga yang dua tahun lebih,” kata Bere. (pol)