HIPBC Perang Lawan Sampah

berbagi di:
img-20190629-wa0019

Pemuda Desa Batu Cermin yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Batu Cermin (HIPBC) bersama aparat Polres Manggarai Barat sedang membersihkan sampah di obyek wisata Batu Susun. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria

Puluhan anggota kelompok pemuda yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Batu Cermin (HIPBC) bekerjasama membersihkan lingkungan melalui gerakan pungut sampah yang ada di sejumlah titik di Desa Batu Cermin, Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (29/6) pagi.

Dalam kegiatan kebersihan bertajuk ‘perang terhadap sampah’, HIPBC bersinergi dengan Kepolisian Resort Manggarai Barat dan sejumlah komunitas yang ada di Labuan Bajo.

Aksi pungut sampah ini berpusat di obyek wisata Batu Susun, Desa Batu Cermin.

Batu Susun menjadi lokasi tujuan karena lokasi wisata ini dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal, baik sampah organik maupun nonorganik.

Ketua HIPBC, YonoTheodor mengatakan Pemuda Batu Cermin selama ini fokus mengurus sampah yang berserakan di tempat umum di Desa Batu Cermin. Pihaknya sangat prihatin dengan persoalan sampah di Desa Batu Cermin.

Dia mengaku kesadaran masyarakat Labuan Bajo untuk menjaga kebersihan sangat rendah. Sehingga membutuhkan gerakan pemuda-pemudi di masing-masing desa dan kelurahan di Labuan Bajo untuk serius mengurus sampah.

“Mudah-mudahan dengan gerakan anak muda perang melawan sampah mempengaruhi kesadaran masyarakat yang tinggi untuk mengurus sampah. Ini Pekerjaan Rumah anak muda yang berada di masing-masing wilayah,” ujar Yono.

Yono meminta seluruh pemilik tokoh bangunan, restaurant dan hotel agar tidak membuang sampah pada tempat-tempat umum yang ada di Labuan Bajo.

“Kita dorong masyarakat di Desa Batu Cermin untuk menyiapkan tempat sampah di masing-masing rumah. Kita minta masyarakat agar peduli dengan sampah dengan cara membuang sampah pada tempatnya,” harap Yono.

img-20190629-wa0020

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumawardono yang hadir pada kegiatan pungut sampah menyampaikan dengan tegas kepada masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya agar bersama pemuda-pemudi memerangi sampah. Tidak diperbolehkan lagi membuang sampah pada lokasi obyek wisata.

Dia mengatakan siapapun yang buang sampah sembarangan di area wisata atau yang lainnya akan dikenakan denda berserta sanksi kurungan. Dirinya juga menyampaikan bersama jajaran Desa dan kelurahan agar Peraturan Desa (Perdes) tetap di jalankan terkait sampah.

“Saya apresiasi kepada pemuda Batu Cermin agar tetap menjadi garda terdepan dalam memerangi sampah di Desa Tercinta Batu cermin. Mari kita bersama menjaga Desa Batu Cermin agar kedepannya tetap bersih dan indah,”kata Julisa. (bev/ol)