HMJ Kimia Undana Sumbang 50 Kantong Darah

berbagi di:
foto-hal-03-donor-darah

Mahasiswa dan dosen Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Undana Kupang saan mendonorkan darahnya, Senin (7/10). Foto: Simon Selly/VN

 
Simon Selly

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, NTT menggelar aksi donor darah di kampus itu, Senin (7/10). Tercatat 50 kantong darah disumbangkan para mahasiswa. Kegiatan itu dilakukan untuk merayakan Dies Natalis ke-18 Program Studi Kimia, FST Undana Kupang.

Ketua Panitia pelaksana Dies Natalis Yanaria Verarita Kewaran kepada VN, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi dari mahasiswa dalam mendukung kerja dari Palang Merah Indonesia (PMI) NTT.

Menurutnya, selama ini, kegiatan donor darah hanya dilakukan di instansi-instansi pemerintah. Kali ini, pihaknya berusaha agar mahasiswa juga turut serta dalam mendukung program kemanusiaan tersebut. Selain itu, menjadikan mahasiswa sebagai orang-orang yang peka dengan berbagai situasi yang membutuhkan partisipasi mahasiswa.

“Ini kegiatan sosial bagi mahasiswa, dimana mahasiswa hadir sebagai orang-orang yang peduli dengan menyumbangkan darahnya bagi kebutuhan orang lain secara sukarela,” jelas Rita sapaan akrabnya.

Kegiatan donor darah rutin digelar beberapa tahun terakhir di Jurusan Kimia. Mahasiswa Kimia sendiri sangat antusias dalam mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Selain itu, ada juga mahasiswa dari jurusan lain yang turut mengambil bagian dalam kegiatan yang bermartabat tersebut.

Rita menjelaskan awalnya panitia menargetkan pendonor pada kegiatan tersebut di atas 30 orang, namun ketika kegiatan berlangsung yang hadir untuk melakukan donor darah lebih banyak dari yang mendaftar.

“Yang datang untuk donor lebih dari 100 orang, tapi setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata banyak yang dinyatakan belum bisa menyumbangkan darahnya karena berbagai alasan, seperti kondisi kesehatan yang tidak mendukung,” tutur mahasiswi FST semester VII itu.

“Walaupun banyak yang tidak berhasil mendonorkan darahnya, tapi kita berterima kasih karena kegiatan hari ini sebanyak 50 kantong darah yang berhasil dikumpulkan,” jelas Rita.

Sementara Kristina Masni, salah satu petugas dari unit tranfusi darah PMI, Provinsi NTT mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama dari PMI Provinsi NTT bersama mahasiswa Jurusan Kimia. Selain itu, merupakan inisiatif dari mahasiswa Jurusan Kimia untuk membantu PMI dalam menyediakan darah bagi yang membutuhkan.

Menurut Kristina, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan dari awal yaitu minimal 50 kantong dari yang harus di kumpulkan.

“Target kita bervariasi. Kalau di Polda biasanya targetnya minimal 100 kantong darah, tapi kalau di kampus kita targetkan minimal 50 kantong darah saja,” jelas Kristina.

Ia mengatakan kebutuhan darah di Kota Kupang juga bervariasi. Kalau bulan-bulan wabah biasanya permintaan darah dari rumah sakit akan meningkat. Dirinya mengatakan bahwa untuk saat ini, jumlah yang harus dipenuhi diatas 50 kantong per hari. (mg-22/C-1)