Miris, Warga Di Sumba Timur Harus Antri di Sumur Sejak Pukul 2 Pagi untuk Dapat Air Bersih

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:50 WIB
 Warga Kelurahan Mauliru yang mengambil air di siang hari menuang air dari timba sumur ke jeriken miliknya, Jumat (21/1/2022) (Jumal Hauteas)
Warga Kelurahan Mauliru yang mengambil air di siang hari menuang air dari timba sumur ke jeriken miliknya, Jumat (21/1/2022) (Jumal Hauteas)

WAINGAPU, VICTORYNEWS - Warga RT 01, 02 dan 03, RW 01, Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera, Sumba Timur harus rela antri di sumur sejak pukul 02.00 dini hari untuk mendapatkan air minum bersih.

Tini Hambabandju kepada Victory News, Jumat (21/1/2022) menjelaskan warga harus rela mengantri di sumur sejak pukul 02.00 Wita karena sumur tersebut menjadi sumber air minum bersih untuk 17 rumah tangga.

Baca Juga: Miris, Pasca Banjir Bandang, Warga Haumara Sumba Timur Kesulitan Air Bersih

"Ada rumah yang lebih dari satu KK (Kepala Keluarga)," jelas Tini.

Menurut Tini, air di sumur milik Kahi Liaba yang menjadi sumber air bersih bagi 17 rumah tangga ini sudah tidak dapat ditimba sekitar pukul 05.30 Wita hingga pukul 06.00 Wita karena air mulai keruh.

Baca Juga: Plafon Anggaran Capai Rp294 Miliar, Tiga Sektor Dominasi KUR Mikro di Kota Kupang

"Kalau sudah pagi, berarti harus pakai motor ambil air di wilayah RT 07," jelasnya.

Warga yang tidak mempunyai sepeda motor terpaksa harus menunggu sampai siang hingga debit air di dalam sumur naik dan bisa kembali ditimba.

Pemilik sumur, Kahi Liaba (53) mengaku debit air turun drastis usai banjir bandang Minggu, 4 Januari 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Cegah PMK, PLBN Motaain Gunakan Karpet Disinfektan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:07 WIB
X