Waspada! Kasus DBD Di NTT Meningkat, Kabupaten Manggarai Barat Paling Tertinggi

- Selasa, 25 Januari 2022 | 12:44 WIB
Salah satu pasien DBD di Rumah Sakit W.Z. Johannes beberapa waktu lalu (Media Indonesia)
Salah satu pasien DBD di Rumah Sakit W.Z. Johannes beberapa waktu lalu (Media Indonesia)

KUPANG,VICTORYNEWS-Kepala Dinas Kesehatan dan Dukcapil Provinsi NTT, dr Messerasi Ataupah Selasa, (24/1/2022) menjelaskan, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di NTT periode 1 - 24 Januari 2022 sebanyak 573 kasus.

Dalam rilis yang diterima Victory News, Messe menjelaskan 573 kasus DBD tersebar di 19 kabupaten/kota.

Baca Juga: Covid-19 Renggut Nyawa 1.352 Orang di NTT

Kasus tertinggi di Kabupaten Manggarai Barat dengan jumlah 138 kasus, Kota Kupang 112 kasus, Sumba Barat Daya 63 kasus, dan Sikka 40 kasus.

Kasus kematian di Kabupaten Nagekeo 1 orang dan di kabupaten Sikka 1 orang.

Baca Juga: Baru Dikerjakan, Jalan Hotmix Dahang-Tentang, Manggarai Barat Mulai Rusak

Berikut rincian kasus DBD di NTT per kabupaten/kota : Kota Kupang 112 kasus, Kabupaten Kupang 4 kasus, TTS 27 kasus, TTU 1 kasus, Belu 24 kasus, Flores Timur 17 kasus, Lembata 52 kasus, Ende 4 kasus, dan Sikka 4 kasus.

Baca Juga: Tahun 2022, Kuota Pengirim Sapi Dari TTS Berkurang 2.750 ekor

Sedangkan Ngada ada 8 kasus, Nagekeo 4 kasus, Manggarai 13 kasus, Manggarai Barat 138 kasus, Sumba Timur 21 kasus, Sumba Barat 16 kasus, Sumba Barat Daya 63 kasus, Sumba Tengah 1 kasus, Sabu Raijua 19 kasus, dan Malaka 9 Kasus.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Bupati Matim Resmikan Pencanangan BIAN

Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:59 WIB
X