Pulau Flores dan Sumba Status Biru Potensi Kebakaran

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:24 WIB
Peta Potensi kebakaran di NTT.  (Dok.BMKG NTT)
Peta Potensi kebakaran di NTT. (Dok.BMKG NTT)

KUPANG, VICTORY NEWS-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah NTT pada 14 Mei ini bebas dari status merah rawan kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, menyampaikan wilayah Pulau Flores dari Kabupaten Manggarai hingga Flores Timur berstatus biru. Begitu pula Pulau Sumba yang umumnya berwarna biru.

Dalam keterangannya pada Sabtu (14/5/2022) disebut status warna biru ini menandakan alang-alang dan dedaunan di lantai hutan dalam kondisi basah sehingga sulit untuk terbakar.

Baca Juga: Simak! Ini Lokasi Distribusi Migor Curah Bersubsidi di Kota Kupang

Begitu pula pada wilayah Pulau Lembata hingga Alor. Rata-rata seluruhnya berwarna biru dengan adanya warna hijau atau kondisi hutan dan lahan yang lembab yang cukup sulit terbakar.

Untuk Kabupaten Sabu Raijua dan Rote Ndao dilaporkan dalam warna kuning yang hampir merata dengan sedikit wilayah berwarna hijau. Pada Pulau Rote terdapat beberapa titik wilayah dengan warna merah.

Kondisi warna kuning sendiri adalah wilayah yang mudah terbakar dengan kondisi alang-alang dan dedaunan di hutan dan lahannya. Sementara merah adalah wilayah yang sangat mudah atau rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Baca Juga: Tokoh Agama di Kabupaten Kupang Ingatkan Petani Jangan Takut Kredit

Sementara Pulau Timor rata-rata memiliki warna biru, hijau dan kuning. Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, umumnya berwarna biru.

Sedangkan Kabupaten Kupang dan Malaka sebagian berwarna hijau dan lainnya kuning. Sementara Kota Kupang umumnya berwarna kuning dengan beberapa titik berwarna merah.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Matim Resmikan Pencanangan BIAN

Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:59 WIB
X