STKIP Sinar Pancasila Betun Kukuhkan 63 Lulusan, Wisuda Bukan Akhir dari Segalanya

- Selasa, 17 Mei 2022 | 18:35 WIB
Suasana wisuda di STKIP Sinar Pancasila Betun, Kabupaten Malaka, NTT.  (Dok.Heribertus Kamang)
Suasana wisuda di STKIP Sinar Pancasila Betun, Kabupaten Malaka, NTT. (Dok.Heribertus Kamang)

BETUN, VICTORY NEWS-STKIP Sinar Pancasila Betun, Kabupaten Malaka NTT, mengukuhkan 63 lulusan sarjana pendidikan dalam Prosesi Wisuda di Hotel Nusa Dua Betun, Sabtu (14/5/2022).

63 Lulusan sarjana pendidikan tersebut beras dari 4 Program Studi (Prodi), yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Geografi.

Baca Juga: Horeee... Presiden Izinkan Masyarakat Lepas Masker, Begini Penerapannya!

Ketua STKIP Sinar Pancasila Betun, Yanuarius Bria Seran, mengatakan, wisuda bukanlah akhir dari segalanya. Wisuda adalah awal dari perjuangan yang akan dihadapi para wisudawan.

Kunci kesuksesan, kata dia, terletak pada life skill, kejujuran, kepercayaan dan karakter yang dimiliki wisudawan agar bisa menangkap peluang kerja yang ada di tengah masyarakat.


'Saya berharap, di manapun nanti saudara berada hendaknya selalu menjunjung tinggi nama baik almamater STKIP Sinar Pancasila Betun," pesan dia kepada para wisudawan.

Baca Juga: Jumlah Penumpang Yang Gunakan Tol Laut di Alor Cukup Tinggi

Ketua Yayasan STKIP Sinar Pancasila Betun Bertrandus Bria, berterima kasih kepada semua orang tua Wisudawan yang telah menitipkan anaknya untuk berproses di lembaga tersebut.

Dalam kesempatan yang sama juga, Anggota DPD RI Angelius Wake Kako, mengatakan keberhasilan tergantung pribadi seseorang, tanpa harus kuliah di tempat yang jauh.

"Teman-teman yang wisuda hari ini belum tentu 100% jadi guru. Walaupun kita sekolah di bidang keguruan tapi belum tentu kita akan selalu menjadi guru. Wisuda juga bukan untuk pekerjaannya di kantor akan tetapi kuliah itu menambah wawasan serta membentuk karakter kita," tegas Dia.***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Museum Harus Dijadikan Sekolah Kedua

Minggu, 26 Juni 2022 | 21:05 WIB
X