Izin Lepas Masker, Tantangan Kesadaran Masyarakat Saat Batuk dan Flu

- Rabu, 18 Mei 2022 | 12:49 WIB
Ilustrasi Bersin.  (Pixabay)
Ilustrasi Bersin. (Pixabay)

KUPANG, VICTORYNEWS - Pemerintah Indonesia telah mengizinkan masyarakat untuk dapat beraktivitas di luar ruangan yang tidak padat orang dengan melepas masker.

Penggunaan masker memang masih dianjurkan pemerintah bagi kelompok rentan, komorbid, di dalam ruangan juga bagi pengguna kendaraan umum.

Akademisi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Kupang NTT Karolus Ngambut menyebut keputusan ini memang tanda positif membaiknya kondisi Covid-19, namun tidak berarti tanpa konsekuensi.

Baca Juga: Kadis Kesehatan NTT: Boleh Lepas Masker, Tetapi Tetap Patuh Vaksinasi

"Kita syukuri atas kondisi ini, itu artinya Covid-19 telah terkendali. Namun Keputusan pemerintah tersebut juga mengandung tantangan bagi kita, terutama terkait dengan kesadaran," sebutnya saat diwawancarai di Kupang, Rabu (18/5/2022).

Kesadaran masyarakat memang diperlukan karena bisa saja nantinya setelah kebijakan ini masyarakat dengan gejala batuk dan flu tetap bandel menolak memakai masker.

Baca Juga: Angin Kencang Landa NTT 20 Mei, BMKG Imbau Waspadai Kebakaran

Penggunaan masker memiliki berbagai manfaat, kata dia, tidak hanya untuk yang sakit tetapi juga bagi yang sehat untuk berjaga diri dari bakteri dan juga untuk menghadapi polusi jalan.

"Tantangan kita untuk sadar kalau sementara batuk dan flu, tetap wajib pakai masker," tambah dia.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Lebih Dekat Pater Kanisius Bhila, SVD

Senin, 27 Juni 2022 | 20:41 WIB
X