IAKN Kupang Gelorakan Gerakan Cinta Anak Autisme

- Jumat, 17 Juni 2022 | 15:35 WIB
Rektor IAKN Kupang, Dr Harun Natonis saat memberikan cinderamata kepada Kepala Pusat Layanan Autisme (PLA) Naimata Purwaningsih Setiyo Hastuti usai membuka kegiatan PKM, Jumat (17/6/2022) siang di Hotel Naka, Kupang.  (victorynews.id/kekson salukh)
Rektor IAKN Kupang, Dr Harun Natonis saat memberikan cinderamata kepada Kepala Pusat Layanan Autisme (PLA) Naimata Purwaningsih Setiyo Hastuti usai membuka kegiatan PKM, Jumat (17/6/2022) siang di Hotel Naka, Kupang. (victorynews.id/kekson salukh)

KUPANG, VICTORY NEWS-Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, NTT melalui Prodi Psikologi Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen menggelorakan gerakan Cinta Anak Autisme atau autism spectrum disorder (ASD).

Pernyataan ini disampaikan Rektor IAKN Kupang, Dr Harun Natonis dalam sambutannya pada acara pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang digelar Prodi Psikologi Kristen, Jumat (17/6/2022) di hotel Naka Kupang.

Dr Harun Natonis menjelaskan bahwa IAKN Kupang memiliki Prodi Psikologi Kristen yang berperan dalam mendidik mahasiswa tentang psikologi manusia yang nanti jadi ujung tombak gerakan cinta anak autisme.

Tidak hanya itu, Prodi Psikologi Kristen akan berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat maupun komunitas pusat layanan anak autisme terkait penanganan terhadap anak autisme.

Baca Juga: Warga Harus Bersabar Lagi, Jalan Talaka di Fatukoa Tidak Masuk Daftar untuk Diperbaiki Dinas PUPR Kota Kupang

"Kami memiliki Prodi Psikologi Kristen, dan semua pengajar itu adalah psikolog," katanya.

Lanjut Pria asal kabupaten Timor Tengah Selatan itu, anak-anak autisme mempunyai hak yang sama seperti anak-anak normal sehingga IAKN Kupang siap membantu PLA Naimata untuk mendampingi anak-anak autisme.

"Kita sering hidup dan lihat anak-anak autisme. Mereka punya hak yang sama juga. Tahun lalu kami punya empat formasi untuk anak-anak yang autisme tetapi tidak ada yang melamar sehingga itu kosong," cetusnya.

Menurut Dr Harun, anak autisme membutuhkan kasih sayang dari semua pihak baik di rumah maupun di lingkungan sekitar. Sehingga perlu dukungan dari seluruh elemen terkait.

"Autisme bukan hal baru dalam kehidupan kita. Mereka punya semangat yang sama juga sehingga perlu didampingi. Anak-anak autisme ini juga perlu disekolahkan hingga tingkat perguruan tinggi, " tandasnya.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Terkini

710 Lulusan UKAW Kupang akan Diwisuda Besok

Jumat, 23 September 2022 | 17:11 WIB

LENGKAP, Serial Terakhir BIG MOUTH

Rabu, 21 September 2022 | 09:57 WIB
X