Pengembangan Literasi Harus Dimulai Dari Keluarga

- Kamis, 23 Juni 2022 | 11:55 WIB
Staf Ahli Gubernur NTT Marius Ardu Jelamu (victorynews.id/Mikael Umbu)
Staf Ahli Gubernur NTT Marius Ardu Jelamu (victorynews.id/Mikael Umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS-Pengembangan Literasi harus dimulai dari lingkungan keluarga dan dilanjutkan di lingkungan sekolah, perguruan tinggi hingga masyarakat.

Staf Ahli Gubernur NTT Marius Ardu Jelamu kepada victorynews.id, Kamis (23/6/2022) mengatakan pengembangan literasi harus dimulai dengan lingkungan terkecil yakni keluarga dan lingkungan tempat anak bertumbuh yakni di sekolah hingga perguruan tinggi.

Marius Ardu Jelamu mengatakan empat lingkungan tersebut sangat berpengaruh pada pengembangan dini literasi di NTT.

Baca Juga: Gara-Gara Pangan Lokal, Mama Marlinda Nau Diundang dari Desa Taeftob TTS ke Kassel Jerman

Ia mengatakan peraturan daerah mengenai literasi sudah ada namun implementasinya belum diterapkan dengan baik.

"Perda ini sudah ada namun belum di implementasi dengan baik oleh kepala daerah, padahal jika sudah sudah diterapkan maka akan berdampak pada kebijakan Dinas dalam menjalankan peta jalan pembudayaan literasi nasional," jelasnya.

Menurutnya, pembudayaan literasi ini merupakan program Menko PMK dimana.

"Di dalam keluarga artinya orangtua mengawasi anak-anak saat membaca dan menonton. Lalu berdiskusi soal apa yang ditonton dan dibaca," ujarnya.

Baca Juga: Dukung Penelitian Budaya, Unwira Kupang Berencana Buka Prodi Antropologi

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Kembangkan Literasi di Desa? Ini Caranya!

Kamis, 23 Juni 2022 | 12:07 WIB
X