Walhi Sebut NTT Belum Miliki Regulasi Konservasi Cendana

- Jumat, 24 Juni 2022 | 18:30 WIB
Aktivis Walhi Provinsi NTT, Deddy Febrianto Holo saat memberikan materi kepada Laskar Rempah RI, Jumat, (24/6/2022) petang di aula Nusantara LPMP NTT. Ia menekankan pentingnya regulasi konservasi Cendana. (victorynews.id/kekson salukh)
Aktivis Walhi Provinsi NTT, Deddy Febrianto Holo saat memberikan materi kepada Laskar Rempah RI, Jumat, (24/6/2022) petang di aula Nusantara LPMP NTT. Ia menekankan pentingnya regulasi konservasi Cendana. (victorynews.id/kekson salukh)

KUPANG, VICTORY NEWS-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTT mengatakan Pemprov NTT belum memiliki regulasi tentang konservasi Cendana.

Hal itu menurut Walhi NTT menjadi salah satu penyebab utama pohon Cendana di NTT terancam punah.

"Sampai saat ini belum ada regulasi yang dibuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT terkait (Regulasi) konservasi Cendana sehingga ini harus menjadi perhatian dari pemerintah, " kata Aktivis Walhi NTT, Deddy Febrianto Holo saat memberikan materi kepada Laskar Rempah RI, Jumat (24/6/2022) petang di aula Nusantara LPMP NTT.

Deddy meminta Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk membuat sebuah regulasi yang mengatur tentang konservasi Cendana.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham NTT Dorong Pemkab Ngada Percepat Pengajuan Tenun Ikat Sebagai Kekayaan Intelektual

"Mungkin regulasinya seperti mewajibkan masyarakat untuk menanam Cendana. Satu rumah wajib menanam satu pohon, " tandasnya.

Ia berharap ekspedisi Muhibah Budaya Jalur Rempah menggunakan KRI Dewaruci itu tidak hanya konteks ekonomi tetapi ada sosial ekologis.

"Kami berharap dengan adanya Muhibah Budaya Jalur Rempah dengan KRI Dewaruci ini menggairahkan kembali semangat pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan Cendana di NTT, " pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT, Ondy Christian Siagian melalui Kepala Bidang PPH, Rudi Lismono mengutarakan, jumlah pohon induk cendana di NTT pada tahun 1987 sebanyak 182.898 pohon.

Baca Juga: Dibantu Tenaga Pendamping, Kades Golo Kantar Matim Kembangkan Tanaman Hortikultura

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

710 Lulusan UKAW Kupang akan Diwisuda Besok

Jumat, 23 September 2022 | 17:11 WIB

LENGKAP, Serial Terakhir BIG MOUTH

Rabu, 21 September 2022 | 09:57 WIB
X