Perkuat Literasi Berbasis Inklusi, Perpusnas Gelar Stakeholder Meeting di NTT

- Kamis, 14 Juli 2022 | 18:11 WIB
Peserta dan pemateri dalam kegiatan stakeholders meeting yang digelar Perpusnas RI di Kota Kupang, NTT foto bersama, Kamis (14/7/2022). Kegiatannya ini bertujuan meningkatkan literasi berbasis inklusi sosial.  (victorynews.id/mikael umbu)
Peserta dan pemateri dalam kegiatan stakeholders meeting yang digelar Perpusnas RI di Kota Kupang, NTT foto bersama, Kamis (14/7/2022). Kegiatannya ini bertujuan meningkatkan literasi berbasis inklusi sosial. (victorynews.id/mikael umbu)

KUPANG, VICTORY NEWS-Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI melaksanakan kegiatan Stakeholders Meeting (SHM) di Kota Kupang, NTT guna memperkuat literasi berbasis inklusi sosial


Stakeholders Meeting yang digelar Perpusnas RI mempertemukan para pemangku kepentingan di NTT untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam meningkatkan literasi berbasis inklusi sosial.

Setiap pemangku kepentingan yang hadir dalam stakeholders meeting itu didorong untuk membangun kerja sama program sesuai Tupoksi masing-masing pemangku kepentingan guna meningkatkan literasi berbasis inklusi sosial.

Baca Juga: Ingin Nafkahi Keluarga dari Hasil Curian, Petrus Umbu Diku Harus Berurusan dengan Hukum

"Kegiatan Stakeholder Meeting (SHM) Provinsi ini adalah kegiatan mempertemukan para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk dapat berkolaborasi atau bersinergi dalam membangun literasi masyarakat," ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan NTT, Stefanus I Ratoe Oedjoe kepada Victorynews.id, Kamis(14/7/2022).

Kolaborasi yang dapat dilakukan yakni kerjasama program, sumber daya manusia, barang dan material.

Ia mengatakan tujuan dari pelaksanaan Stakeholder Meeting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi stakeholders dalam membangun literasi masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Baca Juga: BMKG Sebut Fase Bulan Purnama Picu Banjir Rob di NTT

"Stakeholders Meeting di tingkat provinsi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendukung bagi pelaksanaan program di level provinsi, kabupaten dan desa," ungkapnya.***

 

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X