'Perangi' Stunting, Data, dan 'Miracle Tree'

- Senin, 8 Agustus 2022 | 21:38 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau kegiatan inovasi yang digagas oleh Kapolsek Alor Barat Daya, Iptu. Jeane Skala yaitu Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Pojok Baca.  Penanganan stunting di NTT butuh dukungan data yang akurat sehingga intervensi kebijakan pemerintah bisa tepat sasaran.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau kegiatan inovasi yang digagas oleh Kapolsek Alor Barat Daya, Iptu. Jeane Skala yaitu Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Pojok Baca. Penanganan stunting di NTT butuh dukungan data yang akurat sehingga intervensi kebijakan pemerintah bisa tepat sasaran.

KUPANG,VICTORYNEWS-Prevalensi stunting Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan hasil timbang terakhir di bulan Februari 2022 mencapai 22 persen.

Angka Stunting itu sedikit lebih tinggi dari target standar organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) yakni 20 persen.

Pada tataran tingkat nasional, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 angka stunting di Indonesia berada di kisaran 24,4 persen.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT Josef Nae Soi dalam rapat rekonsiliasi stunting di Provinsi NTT pekan lalu di Kupang mengatakan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terbaru menunjukkan jumlah anak yang mengalami stunting di NTT mencapai 91.032 anak.

Sementara jumlah keluarga yang berpotensi menghasilkan anak stunting di NTT mencapai 603.893.

Baca Juga: Jawab Keluhan Petani Selada Air Popnam di TTU, Gubernur NTT Janjikan Handtractor

Berdasarkan data hasil timbang Februari 2022, tercatat 19 kabupaten/kota mengalami penurunan angka stunting dan tiga kabupaten mencatat kenaikan angka stunting.

Tiga Kabupaten yang mengalami kenaikan angka stunting yakni Kabupaten Timor Tengah Utara naik dari 26 persen pada 2021 menjadi 31,6 persen, Kabupaten Rote Ndao naik dari 24,1 persen (2021) menjadi 26,1 persen, dan Kabupaten Sumba Barat Daya naik dari 32 persen (20221) menjadi 44,3 persen.

Prevalensi stunting di NTT tersebut jelas masih berada di atas target yang ingin dicapai yakni 10-12 persen pada tahun 2023.

Halaman:

Editor: Paulus N

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagu Cinta Rizki Febian, Lirik Lagu Hingga Tua Bersama

Rabu, 28 September 2022 | 14:43 WIB

710 Lulusan UKAW Kupang akan Diwisuda Besok

Jumat, 23 September 2022 | 17:11 WIB
X