Festival Pesta Raya Flobamoratas Jadi Ruang Bagi Anak Muda Bahas Masalah Ekologi dan Iklim

- Kamis, 17 November 2022 | 16:36 WIB
Simpasio Institute Larantuka Magdalena Oa Eda Tukan  mengatakan bahwa krisis ekologi dan iklim merupakan tanggungjawab bersama.  (victorynews.id/Keksin Salukh)
Simpasio Institute Larantuka Magdalena Oa Eda Tukan  mengatakan bahwa krisis ekologi dan iklim merupakan tanggungjawab bersama. (victorynews.id/Keksin Salukh)

KUPANG, VICTORYNEWS - Krisis ekologi dan iklim yang melanda dunia termasuk Indonesia merupakan tanggung jawab bersama.

Krisis ekologi dan iklim ini disampaikan Simpasio Institute Larantuka Magdalena Oa Eda Tukan dalam acara peluncuran Festival Pesta Raya Flobamoratas, Kamis (17/11/2022) di aula El Tari Kupang.

Lanjut Magdalena, Krisis ekologi dan iklim adalah masalah bersama sehingga perlu penanganan secara bersama-sama.

Baca Juga: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Luncurkan Pesta Raya Flobamoratas

"Festival Pesta Raya Flobamoratas menjadi ruang bagi orang muda untuk memberikan pesan tentang krisis iklim dan ekologi dalam melalui film dan teater," kata Magdalena.

Magdalena menilai anak muda di NTT saat ini sangat kritis dalam melihat pembangunan di NTT.

Dan itu menjadi modal untuk membangun pemahaman dan edukasi bagi publik tentang penanganan krisis ekologi dan iklim.

Baca Juga: Sinyalemen Musprov IMI NTT Sarat Rekayasa dan Manipulasi, Ketua IMI NTT: Semua Kewenangan di MI Pusat!

"Festival Pesta Raya Flobamoratas ini menjadi momen baik bagi seluruh anak muda NTT dan masyarakat untuk membahas penanganan krisis ekologi dan iklim yang ada di NTT," tandasnya.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X