Ini Sejarah dan Makna Tari Cerana yang Perlu Diketahui

- Selasa, 29 November 2022 | 16:27 WIB
Lima remaja puteri sedang menarikan Tari Cerana di sela-sela seminar Rekonstruksi Kesenian Asli Daerah Tari Cerana tahun 2022. (victorynews.id/kekson salukh)
Lima remaja puteri sedang menarikan Tari Cerana di sela-sela seminar Rekonstruksi Kesenian Asli Daerah Tari Cerana tahun 2022. (victorynews.id/kekson salukh)

KUPANG, VICTORYNEWS-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT melakukan rekonstruksi terhadap kesenian asli daerah Tari Cerana.

Tari Cerana merupakan salah satu tarian tradisional yang tumbuh dan berkembang di Wilayah Kota Kupang dan sekitarnya.

Berikut sejarah dan makna Tari Cerana yang berhasil dihimpun victorynews.id:

Tari Cerana merupakan tari tradisional karena tarian ini secara bentuk baik gerak, property maupun music pengiring terikat dan berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang ada secara turun temurun.

Baca Juga: Jalan-Jalan ke Pasar Tradisional di Kota Kupang NTT, Nomor 4 Pernah Didatangi Presiden Jokowi

Lanjut Paulina, Tari Cerana diciptakan oleh Bartje Adelaida Nisnoni-Amalo Jawa yang merupakan isteri bekas Raja Kupang di Tahun 1955.

Tari Cerana telah memenuhi syarat sebagai warisan budaya.

Tari Cerana merupakan Tarian Penyambutan atau tarian selamat datang bagi para bangsawan, orang yang dituakan maupun tamu penting yang ditarikan oleh para siswa/i maupun remaja putri.

Baca Juga: Gendong Ibu-ibu, Anggota Polisi di Polsek Miomaffo Timur dapat Penghargaan dari Kapolres TTU

Tarian ini dilakukan sebagai rasa penghormatan kepada tamu yang datang dan biasanya akan diakhiri dengan menyajikan sirih dan pinang sebagai simbol dari penerimaan masyarakat terhadap tamu dengan hati yang tulus, bersih dan juga penuh kasih.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Victory News Media ke-11, Ini Harapan Polda NTT

Kamis, 2 Februari 2023 | 21:30 WIB
X