Ketika Para Penghuni Lapas Perempuan Kupang Diwisuda, Bisakah?

- Selasa, 6 Desember 2022 | 16:48 WIB
Pendeta (Pdt) Jhon J Manopo, Ketua Umum Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar memindahkan kucir dari salah satu warga binaan Lapas Perempuan Kupang yang diwisuda menjadi D1 Teologia. (victorynews.id/Simon Selly)
Pendeta (Pdt) Jhon J Manopo, Ketua Umum Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar memindahkan kucir dari salah satu warga binaan Lapas Perempuan Kupang yang diwisuda menjadi D1 Teologia. (victorynews.id/Simon Selly)

KUPANG, VICTORYNEWS - Sebanyak 25 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang diwisuda, Selasa (6/12/2022).

Para warga binaan Lapas Perempuan Kupang diwisuda dengan gelar Diploma 1 (D1) di bidang Teologia.

Warga Binaan Lapas Perempuan Kupang diwisuda berkat dukungan Yayasan Indonesia Bangkit Bersinar selaku penyelenggara setelah dibimbing selama satu tahun.

Baca Juga: Lapas Baa Kunjungi Lapas Perempuan Kupang, Ini yang Dibahas

Kalapas Perempuan Kupang, Rita Ribawati kepada victorynews.id, Selasa (6/12/2022), menjelaskan wisuda kali ini merupakan program lanjutan dari Raden Tarbiati selaku Kapalas Perempuan Kupang sebelumnya.

"Warga binaan Lapas Perempuan Kupang yang diwisuda ini ada 18 orang, sementara 7 orang lainnya diwisuda, tetapi mereka sudah keluar dari lapas," jelasnya.

Dia berharap apa yang sudah diraih para warga binaan dapat dipraktekkan dalam kehidupan setelah menjalani masa penahanan.

Baca Juga: CIS Timor-Unicef Latih Nakes Kota Kupang tentang Teknis Imunisasi

Pendeta (Pdt) Jhon J Manopo, Ketua Umum Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar mengatakan Lapas Perempuan Kupang, merupakan Lapas pertama yang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengemban pendidikan.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X