Ingin Generasi Muda Kembangkan Bakat Olahraga dan Seni

berbagi di:
img-20210207-wa0017

 

Maria Goreti Hurint
Guru dan Pemain Voli

 

 

 

 

SETIAP anak memiliki bakat dan talenta masing-masing. Itu merupakan berkat yang perlu diasah. Merti, sebagai seorang guru mengetahui benar hal ini. Untuk itu ia ingin anak-anak mengembangkan berbagai potensi unggul mereka termasuk di bidang seni dan olahraga.

Sebagai seorang tenaga pengajar di SDN Noelbeba, Kabupaten Kupang, Maria Goreti Hurint, nama lengkapnya, jelas mendorong anak-anak termasuk siswanya dalam hal ini. Bakat tak bisa disia-siakan. Cita-cita perlu dikejar.

Ternyata semangat itu berangkat dari pengalamannya pribadi. Wanita kelahiran Camplong 18 Juli 1985 ini sejak kecil ingin sekali handal di bidang olahraga, khususnya voli. Ia yakin memiliki kemampuan di cabang olahraga ini dan berhak baginya mengembangkan potensi itu. Kerja keras diberikannya sepenuh hati. Ia menggapai berbagai prestasi dari berbagai macam turnamen yang diikutinya. Kejuaraan tingkat kabupaten juga ia menangkan.

Ia jatuh cinta dengan dunianya. Tidak juga gentar menggeluti berbagai perlombaan voli untuk mengasah keterampilan yang dimiliki. Bukan saja sebagai pemain yang penuh ambisi dan antusias, dia bahkan punya lisensi B sebagai salah satu wasit wanita di tahun 2016.

Jika melihat kembali ke masa kanak-kanaknya, ia mengaku tidak percaya telah melalui perjalanan ini. Ini yang dia impikan sejak kecil dan saat ini ia hidup dalam dunia itu.

“Sejak kecil memang sudah tertarik untuk menjadi pemain bola voli. Kualitas diri anak-anak juga penting untuk dikembangkan,” kata dia.

Ia ingin semangat itu dimiliki semua anak-anak terutama anak-anak Kabupaten Kupang. Bakat dan kemampuan anak-anak di bidang olahraga dan seni perlu dikembangkan, diasah dengan benar. Ia pun tidak ragu untuk membagi ketrampilannya soal permainan voli kepada anak-anak yang tertarik.

Ia juga ingin menjadi motivasi bagi kaum remaja perempuan maupun dewasa untuk menorehkan prestasi sesuai bakat masing-masing meskipun tinggal di kampung-kampung.

Para pelajar SMP, SMA bahkan pemuda pemudi di Camplong ia dorong dalam mengembangkan atau melibatkan diri dalam berbagai kegiatan seni maupun olahraga yang dapat membangkitkan potensi diri.

Baginya kualitas diri anak-anak atau generasi muda tidak hanya dengan diasah tapi juga perlu diuji dengan bersaing melalui berbagai ajang dan kompetisi yang ada.

Di sela kesibukannya mengajar, ia juga meluangkan waktu untuk melatih pemuda-pemudi agar kelak dapat tidak hanya bersaing di tingkat kabupaten tetapi juga di provinsi maupun di tingkat nasional. (Putra Bali Mula/Yan/ol)