Iwan Agung Prasetyo Jabat Kepala BPKP NTT

berbagi di:
agung-prasetyo-jadi-kepala-perwakilan-bpkp-ntt

 

 

 

Kekson Salukh

Iwan Agung Prasetyo resmi menggantikan Hasoloan Manalu sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTT setelah dilakukan acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT yang dipimpin Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di aula Fernandez kantor Gubernur NTT, Kamis (16/1).

Kepala Perwakilan BPKP NTT, Iwan Agung Prasetyo kepada VN seusai acara serah terima jabatan mengaku akan melanjutkan program-program Kepala Perwakilan BPKP NTT yang lama.

Prasetyo mengatakan pihaknya akan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di Provinsi NTT.

“Kemudian kita siap membantu kapabilitas auditor-auditor di aparat pengawasan dan penindakan di daerah NTT. Baik di daerah kabupaten maupun provinsi.” tandasnya.

Prasetyo berkomitmen memperoleh pencapaian pengawalan pembangunan di NTT dan proyek-proyek prioritas nasional yang ada di NTT. Misalnya, proyek pengembangan kawasan wisata di NTT.

“Yang pasti kita akan membantu Pemerintah Provinsi NTT maupun kabupaten dalam hal mengawal pembangunan daerah maupun pembangunan nasional yang ada di NTT,” tegasnya.

Terkait dana desa, Prasetyo mengungkapkan, BPKP memiliki sistem pengawasan dana desa yang menggunakan sistem aplikasi. Sehingga jika dibutuhkan, maka BPKP akan bersinergi dengan inspektorat dalam mengawal penggunaan dana desa dan pembangunan desa.

Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton berharap dengan adanya Kepala Perwakilan BPKP provinsi NTT yang baru mampu menyelesaikan semua perhitungan kerugian negara dari pembangunan proyek-proyek yang bermasalah di Provinsi NTT.

“Kita berharap mereka menjalankan fungsi-fungsi pengawasan dan pencegahan dengan baik, sehingga tindakan korupsi yang merugikan keuangan negara di NTT dapat berkurang.” ujarnya.

Untuk diketahui, Kepala BPKP Perwakilan NTT, Iwan Agung Prasetyo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Pencegahan Korupsi III pada Deputi Bidang Investigasi di Jakarta.

Sedangkan, mantan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Hasoloan Manalu mendapat jabatan baru sebagai kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Barat menggantikan pejabat lama Fauqi Ahmad. (mg-10/R-4)