Jaga Sang Adik, Imbalan Prestasi

berbagi di:
img-20210326-wa0026

 

Dewinda Verina Pinis
Atlet Kempo NTT

 

 

MELIHAT tampangnya, pasti setiap orang akan berpikir Dewinda Verina Pinis bukan seorang yang bergelut di dunia Kempo. Sebab, olahraga kempo dikenal sebagian olahraga keras. Tidak akan pernah dilakoni oleh Winda, demikian ia disapa.

Akan tetapi, ketika salah satu atlet andalan Kempo NTT di PON XX Papua mendatang di arena baru anda sadar bahwa di balik tampangnya yang halus ada jiwa yang garang untuk mengalahkan lawan-lawannya di arena tanding.

Terbukti, berbagai prestasi sudah diraih putri pasangan Markus Pinis dan Silpa Nggili ini sejak SMP dalam kejuaraan lokal di Kota Kupang hingga Kejuaraan Dunia Kempo di negeri Paman Sam, Amerika Serikat. “Ada banyak prestasi. Yang menjelang PON ini ada medali Emas pada kejuaraan Pra-Kualifikasi Pon 2019 di Banjarmasin, Kalsel; Medali emas Pada Kejuaraan World Shorinji Kempo Taikai in California, USA 2017; dan satu medali perak dan satu medali perunggu Pada Kejuaraan PON 2016 Bandung, Jawa Barat,” ujar Sarjana Keperawatan Stikes Nusantara Kupang ini, saat berbincang dengan VN, kemarin.

Awalnya, kata gadis kelahiran 12 September 1997 ini, motivasi mengikuti Kempo, justru untuk menjaga sang adik Inky Pinis yang saat ini juga menjadi salah satu atlet andalan NTT di Pon Mendatang. “Awalnya pada tahun 2007, mau ikut latihan bela diri untuk bisa melindungi diri sendiri, tetapi tidak tahu bela diri apa yang cocok untuk saya. Akhirnya dengan dorongan ayah saya untuk jaga adik saya (Ingky Pinis) akhirnya saya memilih Kempo. Jadi sebenarnya berlatih Kempo untuk menemani adik saya yang lebih kecil,” ujarnya sambil tertawa.

Namun, seiring berjalannya waktu, berkat dukungan para pelatih dan keluarga, wanita yang memiliki hobi mendengarkan musik itu mulai merasa bangga menjadi seorang Kenshi Kempo. “Saya bangga karena setelah sekian tahun berlatih, Kempo justru bukan saja untuk menjaga diri, tetapi memiliki nilai disiplin, persaudaraan yang tinggi, dan prestasi yang luar biasa,” tegasnya.

“Ini yang membuat saya merasa bangga menjadi salah satu anggota kenshi kempo,” imbuhnya.

Saat ini, kata dia, dengan segala macam persiapan mental, fisik, dan teknik yang dilakukan bersama rekan-rekannya, ia siap membanggakan kembali daerah tercinta NTT dengan kembali menyumbangkan medali emas. “Target ini saya dan teman-teman komit karena dukungan pelatih, orangtua, keluarga, teman-teman atlet seperjuangan, dan juga seluruh masyarakat NTT,” tegasnya.

Kepada para kenshi muda yang sedang berlatih, ia mengajak untuk mempersiapkan diri secara serius. “Selalu persiapkan diri kalian karna kesuksesan itu ada ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan. Jadi kesempatan kita itu tidak tau datangnya kapan, tetapi kesiapan kita harus dari sekarang. Sehingga, ketika kesempatan itu datang sewaktu-waktu maka kita sudah siap dan menjadi sukses,” pungkas Winda. (Paskal Seran/Yan/ol)

 
Prestasi Nasional dan Dunia Tiga Tahun Terakhir:

1. Dua Medali Emas pada kejuaraan Pra-Kualifikasi Pon 2019 di Banjarmasin, Kalsel

2. Medali emas Pada Kejuaraan World Shorinji Kempo Taikai in California, USA 2017
3. Satu Medali Perak dan Satu Medali Perunggu Pada Kejuaraan PON 2016 Bandung, Jawa barat.