Jaksa Layangkan Panggilan Kedua untuk Mantan Sekda terkait Kasus Lahan Hypermart

berbagi di:
foto-hal-01-shirley-manutede

Shirley Manutede
Kajari Kabupaten Kupang

 

 

 

Afret Otu

 

KEJAKSAAN Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang melayangkan surat panggilan kedua kepada mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang Hendrik Paut untuk diperiksa terkait dengan dunaan korupsi pengalihan lahan milik Pemkab Kupang di Jalan Frans Seda, yang kini berdiri Hypermart Store Kupang.

Kajari Kabupaten Kupang Shirley Manutede kepada VN di Oelamasi, Rabu (16/9), menjelaskan, panggilan kedua itu dilayangkan kepada Hendrik Paut karena saat hendak diperiksa oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang pada Senin (14/9) sekitar pukul 09: 00 Wita, yang bersangkutan mangkir atau mengabaikan panggilan.

“Kita kasih surat panggilan yang pertama namun yang bersangkutan tidak datang dan kita kasih surat panggilan yang kedua,” ucap dia.

Ia berharap Hendrik Paut memenuhi panggilan jaksa tersebut. “Semoga besok datang,” harap dia.

Saksi-saksi yang telah diperiksa terkait dengan kasus ini, sebut dia, sudah mencapai sekitar 20 orang. “Akan ada penambahan saksi lagi dalam minggu ini,” kata dia.

Sedangkan mantan Bupati Kupang Ayub Titu Eki, kata dia, telah diperiksa dua kali oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten yakni pada Selasa (15/9), yang kemudian dilanjutkan pada hari yang kedua yakni Rabu (16/9).

Kepala Seksi Intelijen Kajari Kabupaten Kupang Chrismiaty Say mengatakan, Bupati Kupang Ayub Titu Eki di periksa tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang. Pemeriksaan dilakukan setiap enam jam dalam satu hari hingga selesai dan apabila masih ada pemeriksaan maka akan terus dilakukan pada hari yang keberikutnya.

Pemeriksaan pada hari pertama, kata dia berlangsung dekitar enam jam yang dimulai sekitar pukul 11:00 Wita hingga selesai pada sekitar pukul 16:00 Dan dilanjutkan hari kedua.

Menurut dia untuk sementara diperiksa dulu dan pemeriksaan itu akan terus didalami sehingga apbila sudah mengetahui bagaimana hasilnya baru akan diproses lebih lanjut ketahap berikutnya.

“Kan pemeriksaan dalam sehari enam jam dana apabila belum selesai dilakukan pemeriksaan maka akan dilanjutkan dihari keberikut hingga memperoleh hasil penyelidikan untuk ketahap selanjutnya, “ungkap dia.

Ditambahkan dia bahwa setelah pemeriksaan Mantan Bupati dan mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Hendrik Paut juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi yang lainnya lagi. (R-4/yan/ol))