Jalan Penangkaran Rusa Timor tak Pernah Diperbaiki

berbagi di:
Seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas Jalan Penangkaran Rusa Timor, di RT.22,23/RW.07, Kelurahan Fatukoa, Rabu (5/8). Foto:yapi manuleus.

 

Seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas Jalan Penangkaran Rusa Timor, di RT.22,23/RW.07, Kelurahan Fatukoa, Rabu (5/8). Foto:yapi manuleus.

 

Yapi Manuleus

WARGA Kelurahan Fatukoa mengiginkan ruas jalan dipenangkaran Rusa Timor sepanjang empat kilometer yang menghubungkan Kelurahan Naioni Kota Kupang dengan Desa Oelomin, Kabupaten Kupang tepatnya di RT.22, 23/RW.07 Kelurahan Fatukoa segera diperbaiki.

Jalan tersebut belum pernah diperbaiki oleh Pemkot Kupang sejak kepemimpinan Wali Kota Kupang S K Lerik. “Ini jalan dari jaman Pak Lerik sampai sekarang belum pernah ada perbaikan, padahal kita sudah usul tiap tahun setiap kali musrenbang di kelurahan tapi sama saja,” kata Ketua Karang Taruna Kelurahan Fatukoa, Obed Taebenu belum lama ini.

Ia berharap, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, memiliki kebaikan untuk segera memperbaiki jalan tersebut layaknya jalan di wilayah kelurahan lain di kota Kupang.

“Kami sekarang ini hanya berharap jalan ini bisa diperbaiki karena ini juga merupakan jalan utama Kota Kupang yang seharusnya lebih diprioritaskan,” tandasnya.

Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Kupang Dedy Rumiyanto yang dikonfirmasi, Selasa (4/8) mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan ruas jalan di Penangkaran Rusa Timor tersebut bisa diperbaiki. Ia mengakui bahwa ruas jalan tersebut sudah sangat lama dan belum pernah diperbaiki hingga kini.

“Memang jalan itu sudah lama dan sangat parah, untuk perbaikannya juga kita belum tau. Tapi kita akan coba berusaha lewat dana DAK untuk jalan tersebut bisa diakomodir,” katanya.

Tahun ini, kata dia, Kelurahan Fatukoa mendapatkan perbaikan jalan Lapen sepanjang 777 meter namun bukan di ruas jalan arah penangkaran rusa Timor.

Memprihatinkan

Pantauan VN di ruas Jalan Penangkaran Rusa Timor Kelurahan Fatukoa, Rabu (5/8), dari arah kelurahan Naioni ke arah Kabupaten Kupang sepanjang kurang lebih empat kilo meter sangat memprihatinkan.

Jalanan penuh dengan bebatuan dan debu. Para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut mesti berhati-hati dan siap bermandikan debu yang berterbangan dimana-mana.

Di sepanjang ruas jalan itu pun terdapat banyak fasilitas umum seperti SD GMIT Talaka, Gereja Istana Kasih Talaka, Persemaian Permanen milik Dinas Kehutanan Provinsi NTT serta Penangkaran Rusa Timor. (yan/ol)