Jelang HUT RI ke-74, Maumere ‘Berdandan’

berbagi di:
foto-hal-13-umbul-umbul-maumere-sikka

Para penjual bendera dan umbul-umbul di trotoal kompleks pertokoan Kota Maumere, Kabupaten Sikka. Gambar diabadikan kemarin. Foto: Yunus Atabara/VN

 

Yunus Atabara

Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur mulai berdandan menjelang HUT RI ke-74, 17 Agustus 2019.

Pantauan VN dalam sepekan terakhir di Kota Maumere, seluruh instansi pemerintah dan swasta, mulai membersihkan halaman kantornya masing-masing. Selain membersihkan sampah, juga terpantau di beberapa kantor pemerintah para pegawai sibuk mengecat ulang tembok tembok gendung kantor bahwa pagar-pagar kantor.

Selain itu beberapa kantor pemerintah, seperti kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani, Kantor DPRD Sikka di Jalan El Tari, serta kantor-kantor pemerintahan lainnya, mulai memasang umbul-umbul di halaman kantornya masing-masing.

Lurah Wairotang, David Kumanireng yang ditemui VN di sela-sela kerja bhakti jumat bersih sekaligus persiapan menyambut HUT RI ke-74, Jumat (9/8) kepada VN mengatakan, persiapan menjelang 17 agustus 2019 sudah berlangsung dalam beberapa minggu terakhir.

Rangkaian kegiatan jelang 17 Agustus lanjut Kumanireng, yakni melakukan kerja bhkati di lingkungan-lingkungan wilayah keluarahan Wairotang, melakukan bhakti social di beberapa fasilitas umum yang ada di wilayah itu serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya, termasuk persiapan gerak jalan.

“Melalui perayaan HUT RI ke-74 ini, kita mengajak seluruh warga di wilayah kelurahan Wairotang untuk membudayakan lingkungan bebas sampah. Budayakan hidup sehat, serta meningkatkan keakraban di antara sesama warga,” jelas Kumanireng

Di gedung DPRD Sikka terlihat belasan ASN Sekretaris DPRD Sikka tengah memasang umbul-umbul keliling halaman kantor DPRD Sikka di Jalan Eltari Maumere. Hal uang sama di Lapangan Umum Kota Baru terlihat sejumlah ASN yang sedang mengecat pagar keliling lapangan itu.

Sejumlah pedagang pernak pernik 17 Agustus turut meramaikan semaraknya kota Maumere jelang HUT RI ke-74. Sejumlah pedagang bendera merah putih, serta umbul-umbul dalam berbagai ukuran dan model memasarkan di beberapa titik trotoar dalam Kota Maumere.

Buchori (32) asalah Jawa Timur seorang penjual bendera dan umbul umbul yang ditemui VN di trotoar komplek pertokoan menuturkan bahwa sudah hamper satu bulan menjual pernak pernik 17 Agustus di Kota Maumere. Menurut Buchori seluruh atribut itu dibawa langsung dari Jawa, seperti bendera dan umbul-umbul dalam berbagai ukuran.

“Kita jual tidak mahal, yang penting untung sedikit dan bisa nutup ongkos pulang saja sudah cukup. Ini bagian dari kami meramaikan 17 Agustus, karena belum tentu di Maumere ada toko yang menjual khusus pernak-pernik 17 Agustus,” ujarnya.(nus/S-1)