Jelang Tour de Flores, Jalan Masih Rusak

berbagi di:

Tour de Flores kembali akan digelar untuk kedua kalinya pada awal Mei 2017. Kegiatan bertaraf internasional itu dipastikan akan diikuti peserta pembalap dunia dari 130 negara.

Sayangnya, sejumlah insfrastruktur ruas jalan di wilayah Flores sampai saat ini masih rusak dan belum diperbaiki.  Tumpukan material longsor masih memenuhi ruas jalan lintas ujung Flores bagian barat.

“Rencananya akan diikuti para peserta dari 130 negara. Untuk mempersiapkan itu, kepolisian khususnya polres-polres di daratan Pulau Flores perlu melakukan identifikasi awal lokasi ruas jalan, untuk mengetahui kerusakan jalan lintas yang akan dilalui,” kata Kabagops Kepolisian Resor Manggarai Barat AKP Efferhad R. Ludony kepada Media Indonesia, Jumat (17/3).

Efferhad menjelaskan, ia bersama anggota telah melakukan monitoring serta survei jalur jelang pelaksanaan Tour De Flores 2017 pada Rabu (15/3) lalu. Menurut pantauan itu, dari arah ujung barat Flores, terdapat kerusakan pada ruas jalan lintas utama di kilometer 10, Km 30, dan Km 60, jalur Labuan Bajo menuju ke Ruteng.

Dalam survei itu, pihak kepolisian mencatat dan didokumentasikan antara lain jalan berlubang, jalan bergelombang, tikungan tajam, jalan berpasir, menurun tajam, tanjakan, rawan longsor, rawan ternak, rawan lakalantas, serta simpangan.

Di tempat terpisah, ketua Himpinan Pramuwisata Indonesia (HPI) Yohanes Romaldus, menyambut baik event yang mempromosikan semua objek pariwisata. Meski demikian, Yohanes juga menyangkan kondisi ruas jalan lintas Flores yang belum terurus baik.

“Kita meminta pemerintah provinsi dan pusat demi kelancaran event ini perlu ada intervensi atau perhatian yang cukup serius,” ujarnya.

 

Sumber : Media Indonesia