Jemaah Haji harus Jaga Keharmonisan

berbagi di:
foto-hal-12-penerimaan-haji-sikka

Wakil Bupati Sikka Romanus Woga memberikan sambutan pada penjemputan haji di ruang VIP di Bandara Frans Seda, Maumere, Rabu (11/9).

 
Yunus Atabara

Kegembiraan keluarga dan umat beragama terpancar tulus saat menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Sikka, saat tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, Rabu (11/9).
Jemaah haji asal Nian Tana sebanyak 77 orang ini diterima Wakil Bupati Sikka Romanus Woga bersama Forkopimda di ruangan VIP Bandara Frans Seda Maumere.

Wakil Bupati Romanus Woga dalam sambutannya mengatakan, seluruh keluarga besar di tanah air berharap sekembalinya dari tanah suci memperoleh predikat haji mabrur dan mabruroh. Predikat haji meningkatkan martabat dan status sosial di masyarakat serta menjadikan sebagai pribadi yang bijak.

Predikat haji, kata dia, dapat menjadikan seseorang pribadi muslim yang semakin tinggi iman dan taqwanya. Juga semakin bertambah amal ibadahnya, semakin luhur budi pekertinya, dan semakin besar jiwa sosialnya. Selain itu agar semakin peka terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi di lingkungan sekitarnya serta mampu menjadi suri teladan bagi masyarakat.

“Putihnya melati, akan tampak lebih indah bila dikaitkan dengan merahnya sekuntum mawar, lalu apa artinya aku di lingkungan, karena hakekatnya lingkungan memberi makna keberadaan diri seseorang dan lingkungan harus harmonis seperti mawar dan melati yang dapat memberikan sebuah keindahan dalam sebuah perbedaan,” kata Wakil Bupati Sikka.

Menurut Wakil Bupati perilaku sebelum dan sesudah melaksanakan ibadah haji, sebagai ukuran ideal bagi predikat kalimat, karena haji yang mabrur diterima dan diridhoi oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Diketahui bersama bahwa jumlah jamaah haji Kabupaten Sikka terus bertambah dari tahun ke tahun.

Lebih jauh Romanus menyampaikan bahwa jumlah haji yang terus bertambah dapat mendulang kebersamaan dalam kemajemukan yang berdampak pada kerukunan umat, menuju masyarakat Sikka yang bermartabat. Dengan demikian persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika menjadikan satu untuk semua dan semua untuk satu.

Menurut Romanus Woga, sesuatu yang istimewa sebagaimana istimewanya tanah suci Mekah, menjadi Haji Mabrur adalah sesuatu yang harus diupayakan berakar pada makna baik atau kebaikan. Sedangkan kebaikan tidak akan terwujud tanpa diiringi dengan usaha dan amal saleh masyarakat.

Di mana terhadap orang yang telah melaksanakan ibadah haji sebagai orang yang dianggap memiliki nilai lebih secara religius dan materi yang berdampak pada peningkatan martabat dan status sosial seseorang dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, jadilah seorang yang menjadi panutan baik dalam keluarga dan juga masyarakat. Bersama komponen lain membangun daerah dengan dasar iman dan taqwa.

Menjalin hubungan baik dengan sang pencipta dan hubungan baik dengan sesama manusia menjadikan Kabupaten Sikka yang bermartabat. Persatuan dan kesatuan serta kerukunan hidup beragama di nian tanah Sikka, agar tercipta masyarakat yang rukun, beriman, adil, makmur dan sejahtera lahir batin.

Dalam kesempatan itu Ketua Persaudaraan Haji Kabupaten Sikka Natsir Abdul Rodja menyerahkan secara simbolis kartu anggota haji Kabupaten Sikka kepada Haji Abdul Rasyd Wahab dan Siti Wahab. Secara keseluruhan haji yang baru pulang dari tanah suci Mekah sebanyak 77 orang dengan 31 orang laki laki dan 46 orang perempuan yang tiba di Bandara Frans Seda pukul 12.00 Wita.

Haji Abdul Rasyid Wahab, perwakilan jemaah haji dalam sepatah dua kata di Bandara Frans Seda mengaku terharu atas dukungan pemerintah daerah serta semua pihak sejak awal keberangkatan jemaah haji hingga penerimaan sekembalinya ke tanah air yang sangat baik. Dukungan pemerintah adalah bagian kelancaran perjalanan keberangkatan dan kepulangan jemaah haji dari Mekkah.

“Atas nama teman teman semua yang baru pulang dari tanah suci, saya merasa terharu sekali atas penyambutan pemerintah dan seluruh forum koordinasi pimpinan daerah yang hadir lengkap. Saat di landasan tadi begitu saya melihat Pak Wakil Bupati dan Forkopimda saya meneteskan air mata saya terharu sekali,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka Antonius Ngga’a Rua, Ketua MUI Sikka, Ketua PHBI Sikka, Ketua PHKS, pimpinan DPRD Kabupaten Sikka, wakil Bupati Sikka, pejabat Lanal Maumere, Pejabat Polres Sikka, pejabat Kodim 1603 Sikka, OPD serta ratusan keluarga besar haji yang baru pulang dari Mekkah.(nus/S-1)