Jokowi Terbitkan Pepres Pendidikan Berkarakter Hari Ini

berbagi di:
presiden-jokowi

 

 

 

Setelah melalui serangkaian kajian dan meminta masukan banyak pihak,Peraturan Presiden soal Pendidikan Karakter rencannanya akan diterbitkan siang ini. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Selasa (5/9) kemarin.

Rencananya, pengumuman akan dilakukan pada siang hari. Said menambahkan isi Perpres itu adalah landasan hukum mengenai substannsi pendidikan karakter di semua level dan jenis pendidikan.

“Pukul11.00 WIB juga. Yang isinya bahwa semua menteri, Mendikbud, Depag, maupun Dikti harus mendukung pendidikan karakter yang sudah berjalan yaitu Madrasah Diniyah, swasta di bawah swadaya masyarakat tetap berjalan. Bahkan didukung,” lanjut dia.

Dengan adanya Perpres, Said mengatakan kini ada payung hukum untuk mengeluarkan anggaran terkait pendidikan karakter.

“Dengan adanya perpres, ada kewajiban, ada payung kewajiban mengeluarkan anggaran. Malah bantuan, malah madrasah mengeluarkan anggaran. Kayak sekarang, gajinya guru madrasah itu pakainya yen. Yen ono, yen ono luwih,” ujarnya.

Said menyebut NU sudah banyak memberikan dukungan untuk pendidikan karakter ini, salah satunya soal tunjangan guru. Dalam Perpres ini, Said menjamin tidak ada lagi kebijakan sekolah 5 hari atau 8 jam. Menurut dia, kebijakan 8 jam hanya berlaku untuk para guru.

“Ya tidak 5 hari lagi. Tidak 8 jam lagi. Soal masalah guru gampang, supaya dapat tunjangan. Hitung saja persiapan mengajar. Kan guru kalau mau mengajar ada persiapan nih,” tuturnya.

“Persiapanlah itu dihitung satu jam. Itu menambah jamnya guru. Atau anak anak pergi, guru masih ngoreksi PR. Satu jam misalkan. Sudah nambah jamnya guru itu,” lanjutnya.

 

 

Sumber: Kumparan