Jonas Sakit, Jaksa Tunda Pemeriksaan

berbagi di:
Abdul Hakim Kasi Penkum Kejati NTT
Abdul Hakim
Kasi Penkum Kejati NTT

 

Mikhael Umbu

TIM penyidik Kejati NTT kembali menunda memeriksa mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean karena yang bersangkutan sakit. Jonas akan diperiksa terkait dengan kasus bagi-bagi tanah pemerintah di Jalan Veteran, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima saat ia menjabat sebagai Wali Kota Kupang.

Penundaan pemeriksaan terhadap Jonas Salean itu berdasarkan surat permohonan yang diajukanJonas melalui tim kuasa hukumnya.

“Hari ini kita telah menerima surat permohonan penundaan pemeriksaan dari penasehat hukum Jonas. Surat itu terkait keterangan kliennya masih dalam kondisi tidak sehat (sakit),” ucap Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati NTT Abdul Hakim, Senin (3/8) pagi.

Abdul menjelaskan, Jonas masih dalam kondisi pemulihan kesehatan usai menjalani operasi pada bagian kepala. Karena itu, agenda pemeriksaan Jonas sebagai saksi dalam kasus ini ditunda.

“Tim kuasa hukum dari saksi tadi datang dengan membawa surat keterangan sakit untuk meminta penundaan pemeriksaan. Ada juga surat keterangan dari dokter yang menyatakan Jonas Salean sementara sakit dan butuh waktu untuk pemulihan,” katanya.

 
Tim Medis Pembanding

Tim jaksa penyidik, lanjut Abdul, akan melakukan rapat terkait penundaan, kemarin. Penyidik juga akan memanggil dokter yang memberikan surat keterangan sakit kepada Jonas.

“Kami akan rapat lagi untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap saksi Jonas Salean. Kami juga akan memanggil dokter yang memberikan keterangan bahwa saksi butuh waktu untuk proses pemulihan,” ungkap Abdul.

Kejati NTT, lanjut dia, juga akan menyiapkan tim medis pembanding guna memeriksa kesehatan Jonas Salean.

“Keterangan dari penasehat hukum saksi bahwa kliennya belum bisa banyak bicara dan duduk namun dari keterangan dokter tidak menyampaikan itu. Untuk itu, kami akan siapkan tim medis pembanding,” ungkap Abdul.

Terpisah, Tim Kuasa Hukum Jonas Salean, Yanto MP Ekon mengatakan, saat ini kliennya masih dalam proses pemulihan kesehatan karena baru selesai menjalani operasi otak akibat penyempitan di bagian kepala.

“Pak Jonas baru selesai operasi beberapa waktu lalu. Jadi untuk sementara masih dalam proses pemulihan kesehatan. Jonas Salean ada operasi di otak karena penyempitan di kepala,” kata Yanto yang didampingi anggota Tim Kuasa Hukum, yakni Mel Ndaomanu, Jhon Rihi dan Ryan Kapitan saat mendatangi Kejati NTT, kemarin pagi.

Ia mengatakan, sesuai saran dari dokter yang menangani Jonas Salean bahwa Jonas belum bisa diajak bicara banyak dan duduk lama. “Beliau butuh waktu istirahat untuk proses pemulihan,” ujar Yanto. (D-1/ol)