Juli, Peluang Terjadi Hujan Di NTT Sangat Kecil

berbagi di:
img-20200630-wa0062

 

 

 

 

Yapi Manuleus

Memasuki awal Juli tahun 2020, peluang terjadinya curah hujan di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur sangat kecil.

Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Klimatoligi Kelas II Kupang Apolinaris S Geru kepada VN, Selasa (30/6) malam.

Menurutnya, saat ini, sudah masuk musim kemarau tahun 2020.

Sebelumnya, dalam rilis disebutkan
Monitoring hari tanpa hujan berturut-turut Dasarian III juli 2020 di NTT pada umumnya mengalami hari tanpa hujan dengan kategori menengah (11-20 hari).

Tetapi, terdapat juga beberapa wilayah yang telah mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat panjang (31-60 hari) yaitu dikabupaten Sikka, Flores Timur, Lembata, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote Ndao, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, dan Belu.

Analisis curah hujan Dasarian III Juni 2020 pada umumnya wilayah NTT mengalami curah hujan dengan kategori rendah (0 – 50mm).

Namun, di sebagian kecil wilayah Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timur, dan TTU mengalami curah hujan dengan Kategori menengah (51 – 150mm).
Berdasarkan peta prakirakan peluang curah hujan dasarian 1 Juli 2020 diketahui pada umumnya wilayah NTT diperkirakan memiliki peluang curah hujan 20mm sebesar 71 – 100%.

Namun di sebagian kecil Kabupaten TTS, sebagian besar TTU dan Malaka diprakirakan memiliki peluang curah hujan 21 – 50mm sebesar 51 – 100%. (bev/ol)