Kabupaten Belu Kembali Raih WTP

berbagi di:
img-20200630-wa0052

 

 

 

 

 

 

Mutiara Malahere

Kabupaten Belu kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi NTT yang menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHPLKPD)  Kabupaten Belu Tahun 2019.

Sebelumnya tahun 2018 lalu, Kabupaten Belu juga menjadi satu dari tiga daerah yang mendapat Opini WTP selain Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai.

Demikian diungkapkan Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTT, Adi Sudibyo dalam penyampaian LKPD Kabupaten Belu tahun 2019 yang berlangsung secara virtual bersama Pemkab Belu, Senin (30/6).

Sudibyo mengatakan pemeriksaan laporan keuangan Kabupaten Belu dilakukan sebanyak dua kali secara intern pada Februari-Maret 2020 serta pemeriksaan virtual jarak jauh pada Mei-Juli 2020 lalu dan hasil penilaiannya Belu kembali mendapat Predikat Opini WTP.

“Tahun ini Kabupaten Belu mendapat WTP seperti tahun 2018 lalu, artinya Belu kembali mempertahankan prestasi yang membanggakan dan harus senantiasa dipertahankan pada tahun mendatang,” ungkap Sudibyo.

Dalam kesempatan itu, BPK juga memberikan catatan bagi Pemkab Belu agar segera menyelesaikan permasalahan aset tetap yang saat ini sudah mencapai 85 persen dari target pencapaian.

“Kami meminta Pemkab Belu segera menyelesaikan permasalahan aset tetap yang penyelesaiannya telah mencapai 85 persen, dan segera mencapai target agar tidak mempengaruhi penilaian pada tahun 2020 mendatang,” pinta Sudibyo.

Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran Junior memberikan apresiasi kepada Pemkab Belu yang telah mempertahankan Opini WTP selama dua tahun berturut-turut.

Baginya, Pemkab Belu telah menunjukkan kinerja yang memuaskan dan mampu menunjukkan hasil yang sangat baik.

Ia meminta Pemkab Belu tetap mempertahankan dan meningkatkan kinerja serta hasil yang lebih baik pada tahun mendatang.

img-20200630-wa0053

“Kami tetap mendukung Pemkab Belu agar bekerja lebih efektif dan efisien dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pinta Jeremias.

Bupati Belu, Willybrodus Lay mengatakan prestasi opini WTP bagi Kabupaten dalam tahun 2018 dan 2019 sebagai hasil kerja keras dari semua birokrasi hingga mendapatkan hasil yang menggembirakan.

Ia menambahkan, terkait catatan BPK terhadap temuan aset tetap yang belum tertib administrasi, hingga saat ini penyelesaian telah mencapai 85 persen dari target 95 persen dan pihaknya memastikan dapat menuntaskannya dalam tahun ini.

“Tahun ini, kami juga merencanakan untuk melakukan sertifikasi 50 bidang tanah aset pemkab belu,” ungkap Bupati Belu.

Bupati Lay berharap semua masyarakat memberikan dukungan penuh bagi Pemkab Belu agar semakin bekerja profesional dan meningkatkan kinerja dalam membangun Kabupaten Belu.

Senada, Wakil Bupati JT Ose Luan mengatakan prestasi Kabupaten Belu berkat kerja keras semua pihak.

img-20200630-wa0054

Terkait permintaan BPK untuk membenahi administrasi dan penyelesaian masalah aset, tetap akan segara ditindaklanjuti dalam kesempatan pertama.

Hadir dalam rapat virtual tersebut Bupati Belu Willybrodus Lay, Wakil Bupati JT Ose Luan, Ketua DPRD Belu Jeremias Manek Seran Junior, Penjabat Sekda Marsel Mau Meta, dan Inspektur Inspektorat Romualdus Th. Jossetyawan Manek. (bev/ol)