Kambing dan Sapi masih saja Berkeliaran di Wilayah Kota Kupang

berbagi di:
img-20200808-wa0017

 

Kambing berkeliaran di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan I, Kelurahan Kayu Putih, Sabtu (8/8) siang. Foto:Yapi Manuleus/vn.

 

 

Yapi Manuleus

SEJUMLAH hewan atau ternak peliharaan masih saja terlihat berkeliaran di beberapa area publik seperti jalur jalan umum dan pemukiman penduduk di dalam wilayah Kota Kupang.

Padahal sudah ada imbauan para lurah dan Perda Nomor 10 Tahun 2003 yang melarang hewan atau ternak peliharaan seperti Sapi, Babi, Kambing dan Domba untuk berkeliaran area publik seperti jalan umum agar tidak mengganggu kenyamanan publik serta membahayakan para pengendara kendaraan bermotor.

Pantauan VN, Sabtu (8/8) siang di beberapa titik di Kota Kupang seperti ruas jalan perintis kemerdekaan I kelurahan Kayu Putih, tampak segerombolan kambing melintas di jalan tersebut.

Demikian pula di Pasar Tradisional Oesapa wilayah kelurahan Oesapa masih terdapat beberapa ekor kambing berkeliaran di ruang publik dekat pasar tersebut sambil memakan sampah plastik yang menumpuk di pinggir jalan sekitar pasar.

Sementara di wilayah Kelurahan Oeleta-Penkase terlihat pula banyak sapi di pinggir ruas jalan serta ruang publik lainnya di wilayah itu sehingga sangat mengganggu kenyamanan publik.

Lurah Oeleta-Penkase, Felipus Mau saat dikonfirmasi VN, Sabtu (8/8) terkait sapi-sapi tersebut mengaku hewan-hewan tersebut bukan milik warganya namun merupakan milik warga Kelurahan Manulai II.

“Itu bukan milik warga di sini tapi itu orang-orang Manulai II punya,” katanya.

Ia mengimbau para pemilik hewan-hewan tersebut bisa segera mengandangkan semuanya sehingga tidak dilepas seenaknya dijalan raya.

Salah satu peternak kambing yang enggan disebutkan namanya kepada VN mengaku hewan-hewan tersebut sering dilepas akibat kurangnya dedaunan saat musim kemarau.

“Musim begini kadang kami lepas karena kesulitan daun, kalau hewan lain aman. Tapi hewan begini kan makan daun,” ujarnya.

Kambing-kambing miliknya pun, kata dia, tidak berjalan begitu jauh, dan hanya berada di pinggir jalan raya untuk mencari rumput namun tidak menggangu fasilitas umum. (Yan/ol)