Kampanye ULP-YHW Patuhi Prokes

berbagi di:
img-20201119-wa0019

 

Anggota tim paket ULP-YHW membagikan masker kepada masyarakat yang akan mengikuti kampanye terbatas di Kelurahan Malumbi, Kamis (19/11). Foto:Jumal/vn.

 

 

 

Jumal Hauteas

 

 

MELAKUKAN kampanye di tengah Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sumba Timur, yang diusung Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta juga didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Umbu Lili Pekuwali-Yohanes Hiwa Wunu mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
Hal ini sesuai dengan pantauan VN, dalam kampanye paket ULP-YHW yang dilakukan Kamis (19/11) di Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera.

Paket ULP-YHW menunjukkan hal ini dengan menyediakan masker guna memastikan semua masyarakat yang ikut dalam kampanye paket ULP-YHW mematuhi Prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak, yakni hanya menyediakan 50 kursi di dalam tenda, termasuk kursi untuk pasangan calon, dan tim kampanye.

“Kita memiliki 8.000 pcs masker, jadi di setiap titik kita bagikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker,” jelas Ketua Tim Pemenangan Paket ULP-YHW, Ali Oemar Fadaq, kepada VN, Kamis (19/11).

Menurutnya, kesehatan masyarakat harus ditempatkan pada posisi tertinggi, karena itu proses kampanye Pemilukada yang dilakukan di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, timnya tetap mematuhi Prokes yang sudah ditetapkan pemerintah dan juga diatur dalam Peraturan KPU dalam pelaksanaan Pemilukada serentak tahun 2020.

Calon Wakil Bupati Sumba Timur dari paket ULP-YHW, Yohanes Hiwa Wunu dalam sambutannya menegaskan pengalamannya sebagai birokrat dan menjadi kepala dinas di sejumlah perangkat daerah, bersama ULP sudah meramu visi-misi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan lima misi, lima program aksi, dan empat strategi pembangunan.

“Visi-misi kami ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat, yang mayoritas sebagai petani, peternak dan nelayan. Jadi visi-misi kami adalah untuk memberikan prioritas pada bidang pertanian, peternakan dan juga perikanan,” urainya.

Menurutnya kebutuhan akan tenaga guru dan tenaga kesehatan di Sumba Timur juga masih menjadi pergumulan terutama di kecamatan-kecamatan yang terpencil masih sangat terbatas. Karenanya, jika paket ULP-YHW dipercaya masyarakat untuk memimpin Sumba Timur lima tahun ke depan, paket ULP-YHW akan memberikan perhatian untuk meningkatkan jumlah guru dan juga tenaga kesehatan di Sumba Timur agar menjadi lebih baik pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus lakukan secara bertahap untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara lebih baik ke depan,” tegasnya.

Calon Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, dalam orasinya menegaskan pasangan ULP-YHW sudah melakukan sosialisasi dan kampanye di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur dan bertemu dengan banyak masyarakat, dan mendengar banyak kebutuhan masyarakat di tingkat bawah, karena itu jika terpilih menjadi Bupati-Wakil Bupati Sumba Timur dalam Pemilukada 9 Desember 2020 mendatang, keduanya akan bekerja keras untuk mewujudkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di setiap desa/kelurahan.

Menanggapi permohonan masyarakat Malumbi yang disampaikan perwakilan masyarakat, Alfinus Umbu terkait keterampilan bambu yang menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat Malumbi, ULP menegaskan keterampilan bambu di wilayah Malumbi akan mendapat perhatian untuk bisa ditingkatkan sehingga keterampilan bambu yang dihasilkan bisa menjadi lebih berkualitas, dan akan meningkatkan nilai jual keterampilan tersebut.

“Kita usahakan mendatangkan alat pembelah bumbunya, supaya hasil kerajinan bambu disini kualitasnya juga bisa sama dengan kerajinan bambu yang ada di Jawa,” tandasnya. (Yan/ol)