Kantor Gubernur NTT Sepi

berbagi di:
img-20210113-wa0046

 

 

 

 

Putra Bali Mula

Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT tampak sepi dari aktivitas normal usai Gubernur NTT dan Wakilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Pantauan VN di lokasi tersebut Selasa (12/1) dan Rabu (13/1), Kantor Gubernur NTT mulai menerapkan sistem kerja work from home 50 persen sejak Senin (11/1).

Titik-titik parkiran kendaraan di Gedung Sasando NTT juga tidak ramai seperti biasanya dan meja-meja pemeriksaan suhu dan pemberian hand sanitizer diletakkan di setiap akses masuk kantor tersebut. Masing-masing pos itu terdapat dua petugas yang akan memeriksa pengunjung.

Sementara suasana kantor tampak hening dan seluruh ASN yang bekerja saat itu menggunakan masker. Resepsionis juga menggunakan masker namun hilir mudik kantor tidak seramai biasanya.

Ruang kerja Gubernur maupun Wakil Gubernur NTT juga lenggang karena dua pemimpin NTT karena tidak adanya tamu yang berkunjung. Hanya ada mobil dinas Sekda NTT yang terparkir di depan akses masuk Kantor Gubernur NTT.

img-20210113-wa0047

Tidak hanya Gedung Sasando, kantor atau dinas-dinas lainnya yang berbeda lokasi dengan Kantor Gubernur NTT juga tampak sepi.

“Sesuai arahan Pak sekda untuk shift 50 persen. Sudah dari hari Jumat kalau tidak salah. Bersyukur kita semua sehat-sehat sampai saat ini,” ujar Jusuf Adoe saat dijumpai VN di ruang kerjanya.

Sementara dia sebagai kepala dinas masuk kantor secara penuh dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT, Iien Adriany yang kantornya berada di kompleks Kantor Gubernur lama pun juga sepi.

“Kami juga WFH 50 persen sesuai dengan arahan Pak Sekda,” kata Iien. (bev/ol)