Kasus Perkelahian di Kelapa Lima Berkurang saat Pandemi Covid-19

berbagi di:
img-20201005-wa0018

AKP Andri Setiawan
Kapolsek Kelapa Lima

Yapi Manuleus

MEREBAKNYA pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh belahan dunia termasuk di wilayah Kota Kupang ternyata membawa hikmah tersendiri untuk situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Kelapa Lima. Pasalnya, selama pandemi Covid-19, kasus kekerasan berupa perkelahian/penganiayaan yang merupakan kasus terbanyak di wilayah tersebut mengalami penurunan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Senin (5/10) siang.

Ia mengatakan, kasus terbanyak yang ditangani aparat kepolisian Polsek Kelapa Lima hingga kini masih didominasi kasus perkelahian yang berpatokan pada pasal 170 dan 351.

Namun katanya, dengan adanya pandemi Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini membuat kasus perkelahian di wilayah hukum Polsek Kelapa Lima mulai berkurang.

“Yang mendominasi kelapa lima saat ini, kasus perkelahian (penganiayaan). Biasanya dalam setiap bulan itu pasti ada laporan masuk. Tapi dengan adanya pandemi Covid-19 ini juga dan kita selalu rutin laksanakan operasi yustisi maka sudah mulai berkurang, kecuali memang betul-betul pribadi ya,” kata AKP. Andri Setiawan yang baru sepuluh bulan menjabat Kapolsek Kelapa Lima tersebut.

Ia mengaku faktor utama penyebab perkelahian tersebut akibat minum minuman keras maupun saling ejek satu sama lain.

Sehingga pihaknya mengimbau kepada warga yang berada di bawah wilayah hukum Polsek Kelapa Lima agar tetap menjaga keamanan dan tidak terlalu terpengaruh minuman keras yang bisa menyebabkan situasi yang tidak diinginkan bersama. (Yan/ol)