Kejati Kejar Tersangka Kredit Macet Bank NTT

berbagi di:
img-20200629-wa0015

Salah satu tersangka yang berhasil diamankan beberapa waktu lalu. Foto; Nahor Fatbanu/VN

 

 

 

 

Maykal Umbu

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT Yulianto dalam keterangan persnya di Kupang, Senin (29/6) menegaskan Kejati NTT hingga kini masih mengejar tiga dari tujuh tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana fasilitas kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya yang merugikan negara Rp 126 miliar.

Tiga tersangka itu sudah dua kali dipanggil oleh jaksa penyidik, namun masih belum memenuhi panggilan.

“Kami telah mengendus keberadaan mereka. Tim Kami sudah disebar tinggal melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka,” tegas Yulianto.

Kejati NTT sudah menangkap empat tersangka dalam kasus ini yakni Johanes Ronal Sulaiman, Siswanto Kondrata, Ilham Rudianto, dan Stefanus Sulaimen.

“Masih ada tiga dari tujuh orang yang kita sedang kejar. Kami pastikan ketiganya akan tertangkap juga,” kata Yulianto.

Untuk diketahui, jumlah kredit modal kerja para tersangka terdiri dari Rp 10 miliar oleh Siswanto Kodrata, Rp 10 miliar oleh William Kodrata, Rp 10 miliar oleh Loe Mei Lien alias Indrasari, Rp 10 miliar oleh Ilham Nurdiyanto, Rp 40 miliar oleh Mohammad Ruslan serta Rp 44 miliar dan investasi Rp 5 miliar oleh Yohanes Ronald Sulaiman.

Dari hasil penangkapan keempat tersangka, hingga saat ini total kerugian negara yang berhasil diselamatkan jaksa sudah mendekati Rp100 miliar. TidakĀ  hanya dalam bentuk uang tunai, melainkan juga berupa aset tanah dari para tersangka di sejumlah daerah. (bev/ol)