Keluarga Penentu Terbesar Kualitas Bangsa dan Negara

berbagi di:
Bupati Kupang Ayub Titu Eki (kanan) didampingi Kepala BKKB NTT Marianus Mau Kuru foto bersama anggota Tagana di Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Jumat (29/6).

Bupati Kupang Ayub Titu Eki (kanan) didampingi Kepala BKKB NTT Marianus Mau Kuru foto bersama anggota Tagana di Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Jumat (29/6).

 

Keluarga memegang peran sangat penting. Sebagai cerminan kesejahteraan bangsa dan negara, kehidupan suatu keluarga berpengaruh langsung menentukan kualitas bangsa dan negara.

Demikian disampaikan Bupati Kupang Ayub Titu Eki dalam sambutan peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2018 di Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Jumat (29/6).

“Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya keluarga yang merupakan lingkungan hidup primer dan fundamental tempat terbentuknya kepribadian yang mewarnai kehidupan manusia.

Keluarga sebagai pranata sosial pertama yang mengemban fungsi strategis. Nilai-nilai agama, kemanusiaan, kebangsaan, keadilan sosial dan moral mulai bertumbuh dalam sebuah keluarga,” kata Titu Eki.

Bupati Kupang dua periode ini mengatakan, upaya untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang berketahanan sudah harus dimulai sejak perencanaan keluarga. Kemajuan suatu bangsa sebagian besar ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter serta mampu menguasai pengetahuan dan teknologi untuk membangun negaranya. Selain keluarga, peran pemerintah untuk meningkatkan pembangunan keluarga melalui pembinaan dann ketahanan keluarga juga memegang peranan penting. Sehingga peringatan Hari Keluarga Nasional sangat penting untuk terus menerus dilakukan demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

“Pemerintah bersama seluruh masyarakat memiliki tangggung jawab untuk mendorong dan menciptakan iklim yang sehat bagi pembentukan keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, serta berpendidikan. Karena keluarga sebagai pondasi utama yang dapat menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas dan ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air serta membentuk karakter anak,” ujarnya.

Pada peringatan Hari Keluarga Nasional kali ini, Titu Eki juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kupang khususnya dan seluruh masyarkat NTT untuk senantiasa memberikan pendidikan pada anak-anak sebaik-baiknya, sesuai dengan masa tumbuh kembang anak. Selain mewujudkan pembentukan karakter sejak dini serta membentuk keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Marianus Mau Kuru mengatakan, peran keluarga sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa. Sebuah keluarga yang sehat, makmur dan sejahtera menandakan adanya suatu perencanaan yang baik sejak pertama keluarga itu dibentuk.

“Kita memerlukan perjalanan keluarga kita sejak terbentuk sampai saat ini dimana baiknya, dimana lebihnya serta dimana kurangnya untuk supaya kita memperbaiki. Tujuannya supaya kita ingin menciptakan sebuah keluarga kecil yang harmonis, kokoh, kuat, sehat, cerdas supaya menjadikan keluarga kita bahagia. Bapa harus sehat, ganteng dan pintar, mama harus sehat, cantik dan pintar. Dan anak juga harus sehat, cantik, ganteng dan pintar. Dan itulah gambaran dari sebuah keluarga yang bahagia dan sejahtera,” kata Marianus.

Dan untuk mewujudkan itu semua, kata dia, sebuah keluarga harus direncanakan dengan baik. “Keluarga Berencana tujuannya bukan untuk membatasi kelahiran tetapi untuk memberikan kesempatan kepada keluarga untuk merencanakan seluruh kehidupan keluarganya dengan baik dan matang,” (*fie/C-1)