Kemenkumham Kanwil NTT Ikut Rapat Koordinasi Capaian Kinerja Tahun 2020

berbagi di:
img-20200629-wa0005

 

 

 

 

Kekson Salukh

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah (Kanwil) NTT mengikuti rapat koordinasi capaian kinerja tahun 2020 yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan HAM RI secara virtual menggunakan aplikasi zoom, Senin, (29/6) pagi.

Pantauan VN, Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Mercy Djone didampingi empat kepala divisi mengikuti rapat tersebut dari  ruang multi fungsi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTT.

Tampak Mercy bersama jajarannya menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI, Bambang Rantam Sariwanto dalam sambutannya mengatakan rapat akan berlangsung selama empat hari mulai 29 Juni hingga 2 Juli mendatang.

Bambang menjelaskan rapat koordinasi melibatkan 33 kantor wilayah Kemenkumham se-Indonesia dengan  tetap memegang protokol kesehatan.

“Tujuan rapat adalah evaluasi realisasi anggaran kantor wilayah, pelaksanaan target kinerja semester I tahun 2020, pelaksanaan reformasi birokrasi di kantor wilayah, evaluasi SAKIP dan sistem pengendalian intern pemerintah di kantor wilayah, dan melakukan evaluasi kinerja.

Tujuan rapat agar mengetahui kendala yang terjadi di lapangan sehingga dapat disusun rekomendasi pelaksanaan rencana kerja dan strategi pencapaian target kinerja semester II tahun2020.

Ia berharap pelaksanaan rakor ini dapat berjalan dengan baik. “Terima kasih atas partisipasi seluruh pihak yang berada di lingkungan Kemenkumham RI untuk mengikuti rapat koordinasi capaian kinerja tahun 2020 semester satu. Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai agenda yang ada.” pungkasnya.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian dalam sambutannya mengatakan, tugas Badan Siber dan Sandi Negara adalah melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber.

Sementara Mentri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan mengatakan, walaupun ditengah situasi pandemi Covid-19 harus membatasi sejumlah aktivitas, namun sebagai manusia harus memeliki siasat lain agar pelayanan publik di lingkungan Kemenkumham bisa berjalan dengan baik melalui inovasi yang baru.

Menurut Yasonna, teknologi di zaman modern telah mendukung pelayanan publik di wilayah Kemenkumham sehingga aktivitas pelayanan publik harus tetap dijalankan walaupun harus melalui media digital.

“Walaupun saat ini kita dalam kehidupan tatanan baru ditengah pandemi Covid-19, sebagai manusia kita harus memeliki siasat lain agar tetap memberikan pelayanan publik di lingkungan Kemenkumham RI,” ujarnya.

Menurut Yasonna, ASN harus memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, mempunyai empati dan sifat tolong-menolong serta loyalitas yang tinggi terhadap instansi.

Yasonna meminta ASN di lingkungan Kemenkumham RI untuk menjaga imunitas tubuh melalui olahraga, dan selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat beraktivitas.

“Pimpinan dan karyawan harus bersinergi dalam memberikan pelayanan agar memeliki kinerja dan prestasi yang baik ditengah pandemi Covid-19,” tandasnya. (bev/ol)