Kemenparikraf Beri Bantuan Modal Bagi Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekononi Kreatif

berbagi di:
foto-hal-01-headshoot-wayan-darmawa

 

 

 

 

 

Sinta Tapobali

Dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha dan produksi dari pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, maka Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif memberikan bantuan dalam bentuk penambahan modal kerja bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Pemberian Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) dalam bentuk penambahan modal kerja ini merupakan bantuan dalam bentuk stimulus ekonomi yang diberikan oleh pemerintah kepada para pelaku usaha pariwisata maupun ekonomi kreatif agar bangkit dari keterpurukan akibat terdampak Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wayan Darmawa kepada VN pada Senin, (13/7) siang.

Menurut Wayan, bantuan ini terbuka bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif siapa saja selama ia memiliki usaha. Bagi para pelaku usaha yang ingin mendapatkan bantuan ini dapat mendaftarkan diri beserta usahannya di website https://bip.kemenparekraf.go.id/.

Pembukaan pendaftaran telah dibuka sejak 9 Juli dan akan ditutup 7 Agustus 2020.

“Para pelaku usaha silakan mendaftarkan diri di website tersebut dengan melampirkan persyaratan persyaratan yang diminta dan juga bukti usaha. Setelah itu dari Kementerian akan melakukan seleksi dan survei untuk menentukan dan memilih usaha-usaha mana saja yang memenuhi kategori untuk mendapatkan bantuan ini,” jelasnya.

Ia berharap bantuan iniini mendor para pelaku usaha pariwisata maupun ekonomi kreatif yang mengalami keterpurukan akibat dampak virus Corona, untuk membangkitkan kembali usaha mereka.

Wayan menjelaskan sebagai bentuk kepedulian Kementerian kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, sebelumnya Kementerian juga telah memberikan bantuan dalam bentuk stimulus sosial berupa pembagian sembako kepada para pelaku usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Meskipun tidak semua pelaku usaha diberikan tetapi pemerintah juga sudah menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan stimulus sosial dalam bentuk pemberian sembako. Bantuan insentif pemerintah yang akan diberikan ini merupakan bantuan dalam bentuk stimulus ekonomi untuk mendorong dan membangkitkan kembali usaha-usaha pariwisata maupun ekonomi yang terdampak akibat virus Corona,” ujarnya. (bev/ol)