Kementerian ESDM Survey Sejumlah Lokasi Pembangunan PLTS di Pos Batas RI-RDTL

berbagi di:
img-20201125-wa0033

 

Tim Ditjen EBTKE didampingi Dandim 1618/TTU melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka mengukur dan meninjau lokasi pembagunan PLTS di Pos Pamtas RI-RDTL Naekake.

 

 

 
Gusty Amsikan

 

 
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia melalui Tim Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konserfasi Energi (Ditjen EBTKE) melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka mengukur dan meninjau lokasi pembagunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pos Pamtas RI-RDTL Naekake, Desa Naekake Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU. Tim Ditjen EBTKE juga meninjau lokasi pembangunan PLTS di lima pos perbatasan lainnya di wilayah Kabupaten TTU, Kupang, dan Malaka.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, Rabu (25/11) menyebutkan rombongan Ditjen EBTKE Kementrian ESDM yang dipimpin oleh Staf Ditjen EBTKE, Novalina Lembang dan sejumlah staf ahli didampingi Dandim 1618/TTU tiba di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL  Sektor Barat Yon Armed 3-105/Tarik pada pukul 08.35 Wita dan disambut Wadan Satgas Pamtas RI-RDTL serta perwira staf. Setelah beristirahat sejenak, pada pukul 09.05 Wita, rombongan meninggalkan Mako Satgas Yon Armed 3-105/Tarik menuju Pos Naekake Satgas Pamtas RI-RDTL Desa Naekake B Kecamatan Mutis dan tiba sekira pukul
11.00 Wita.

Setibanya di sana, Tim Ditjen EBTKE langsung melaksanakan pengukuran dan peninjauan lokasi pembagunan PLTS di Pos Naekake. Rombongan meningalkan Pos Naekake Satgas Pamtas RI-RDTL pada pukul 12.30 Wita menuju Pos Oepoli Satgas Pamtas RI-RDTL di wilayah Kabupaten Kupang Timur didampingi oleh Wadan Satgas Pamtas RI-RDTL Yon Armed 3-105/Tarik, sedangkan Dandim 1618/TTU kembali menuju Makodim 1618/TTU.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kunjungan kerja Tim Ditjen EBTKE ke Pos Pamtas RI-RDTL Naekake, Desa Naekake Kecamatan Mutis, Rabu (25/11). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka survey terhadap 6 pos Satgas Pamtas Sektor Barat. Terdapat tiga pos batas di wilayah TTU, dua di wilayah Kabupaten Kupang dan satu di wilayah Kabupaten Malaka.

Survey tersebut dilaksanakan dengan tujuan pada tahun 2021 Kementerian ESDM memberikan bantuan PLTS ini digunakan untuk keenam Pos Satgas Pamtas tersebut. Pasalnya, enam pos Satgas Pamtas tersebut adalah pos-pos yang saat ini belum terjangkau oleh listrik. Pasokan listrik dari PLTS dengan volume yang cukup besar nanti diharapkan dapat membantu masyarakat di sekitar pos.

“Ini adalah pos-pos yang tidak terjangkau oleh listrik. Makanya akan dialokasikan PLTS. Harapannya, pasokan listrik ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar pos perbatasan sektor barat,”pungkasnya. (Yan/ol)