Ketua Yayasan Kemala Jadi Penyuluh Kesehatan

berbagi di:
img-20200203-wa0016

 

 

 

Gusty Amsikan
Yayasan Kemala Bhayangkari 03 Kefamenanu bersama Puskesmas Kota Kefamenanu menggelar penyuluhan terkait imunitas tubuh serta pola hidup bersih dan sehat di TK Kemala Bhayangkari 03 Kefamenanu, Kabupaten TTU, Nusa Tengggara Timur, Senin (3/2).

Kegiatan tersebut bertujuan mendorong para siswa dan orang tua untuk meningkatkan pola hidup sehat di rumah, tidak hanya terkait kesehatan tubuh, tetapi juga makanan sehat. Selain itu, para siswa pun memperoleh vitamin A dari petugas medis Puskesmas Kota Kefamenanu.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari 03 Kefamenanu, dr. Ayu Nelson Filipe Dias Quintas mengatakan kegiatan penyuluhan terkait imunitas tubuh serta pola hidup bersih dan sehat tersebut merupakan program Pengurus Daerah dan dilaksanakan serentak di seluruh NTT. Terdapat sejumlah hal pokok yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut, antara lain gizi dan kesehatan gigi. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong para siswa dan orang tua untuk meningkatkan pola hidup sehat di rumah, tidak hanya terkait kesehatan tubuh, tetapi juga makanan sehat.

img-20200203-wa0017

Menurut dr. Ayu, materi penyuluhan dibagi menjadi beberapa sub unit, antara lain cara mencuci tangan yang baik dan benar, penyuluhan kesehatan gigi dan demo cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta penyuluhan gizi dan demo pengolahan makanan, yakni cara membuat nugget dengan bahan dasar kentang dan wortel, dan juga pemberian vitamin A. Pihaknya juga melibatkan petugas medis dari Puskesmas Kota Kefamenanu.

“Ini serentak dilaksanakan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di seluruh NTT. Jadi, dari Pengurus Daerah mewajibkan tema imunitas tubuh meningkatkan pola hidup sehat. Jadi ada sub unit , Penyuluhan yang kita ambil pertama cara mencuci tangan yang benar, kemudian masalah gigi, kita mengajarkan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan demo cara menyikat gigi yang baik dan benar. Kemudian mengenai gizi, ada demo pengolahan makanan cara membuat nugget dengan bahan dasar kentang dan wortel. Kita targetnya anak-anak dan orang tua bisa meningkatkan pola hidup sehat di rumah. Jadi tidak hanya kesehatan tubuh, tapi juga menyangkut makanan. Kegiatan hari ini melibatkan puskesmas sasi. Kebetulan saya sendiri gokter gigi maka saya mengisi penyuluhan gigi. Ada pemberian vitamin A untuk anak-anak,”jelasnya.

img-20200203-wa0018

Ia menambahkan kegiatan serupa diharapkan tidak hanya marak dilakukan ketika ada wabah penyakit. Kegiatan serupa harus menjadi agenda rutin dan dilaksanakan setiap bulan atau setiap triwulan. Ia juga berharap organisasi lainnya yang ada di wilayah Kabupaten TTU dapat melaksanakan penyuluhan baik untuk masyarakat maupun di interen organisasi.

“Saya harap kegiatan ini tidak hanya marak saat ada wabah saja tetapi bisa menjadi kegiatan rutin setiap bulannya, bahkan per tiga bulan. Jadi kita sosialisasi terus, tidak menunggu ada wabah baru kita sosialisasi. Untuk agenda kerja kami bebas tergantung situasi dan kondisi.Kita memperhatikan keadaan sekitar dan selalu siap memberikan pelayanan,”pungkasnya.

Bidang Koordinator Puskesmas Kota Kefamenanu, Dina Adolfina Mooy mengatakan pihaknya melakukan penjaringan sekaligus penimbangan berat badan, tinggi badan dan pengukuran lingkar kepala, serta deteksi dini tumbuh kembang balita dan TK. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penanganan stunting dan peningkatan status gizi. Selain itu, pihaknya juga memberikan oelayanan vitamin A bagi para siswa karena bertepatan dengan bulan vitamin A untuk seluruh Indonesia.

“Kami dari puskesmas sementara ada kegiatan penjaringan di tingkat masyarakat dan posyandu. Kemudian penyuluhan ada DBD, di dalam gedung dan di luar gedung. Di sekolah tingkat sekolah dasar sampai dengan SMA dalam bulan Januari dan Februari. Kita penyuluhan di setiap posyandu di kecamatan kota. Bukan hanya DBD yang sekarang sedang marak, kita waspada untuk kasus diare. Karena perubahan iklim e-colly meningkat jadi kita harus waspada,”imbuhnya

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 03 Kefamenanu, Maria Lotu Lala, mengatakan kegiatan penyuluhan tersebut diikuti oleh 25 orang siswa TK Bhayangkari. Selain penyuluhan, para siswa pun mendapat pelayanan pemberian vitamin A. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap dua kali setahun. Pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dan Puskesmas Kota Kefamenanu.

“Tahun ini yang terlibat ada 25 siswa. Setiap tahun kami dua kali dikunjungi oleh petugas Puskesmas yakni pada bulan Februari dan Agustus. Kami berterima kasih kepada pihak Puskesmas dan juga Yayasan Kemala Bhayangkari,”pungkasnya.(bev/ol)