Kirab Obor Api Pantekosta Tiba di kota Kupang

berbagi di:
img-20210305-wa0015

Sekretaris II Majelis Daerah GPdI Papua, Pendeta Lukas Hamadi (kiri) saat menyerahkan Obor Api Pantekosta kepada Ketua Majelis Daerah GPdI NTT Pendeta Abraham Nenobais di Kota Kupang.

 

 

 

Kekson Salukh

Setelah melewati 31 provinsi yang ada di Indonesia, rombongan Kirab Obor Api Pantekosta tiba di kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, (5/3) siang.

Pantauan VN, pesawat yang membawa Obor Api Pantekosta landing di Bandara El Tari Kupang tepat pukul 13.15 Wita. Obor Api Pantekosta disambut meriah jemaat dan Majelis Daerah GPdI NTT.

Tidak ketinggalan sapaan adat natoni dan pengalungan selendang dipersembahkan Panitia maupun Majelis Daerah GPdI NTT dalam acara penyambutan tersebut.

Kemudian dilakukan prosesi penyerahan Obor Api Pantekosta dariĀ  Majelis Daerah GPdI Papua yang diserahkan Sekretaris Majelis Daerah GPdI Provinsi Papua Pendeta Lukas Hamadi kepada pengurus Majelis Daerah GPdI NTT yang diterima Ketua Majelis Daerah GPdI NTT Pendeta Abraham Nenobais didampingi ketua Panitia Hengky Malelak.

Obor Api Pantekosta kemudian dibawa rombongan ke Gereja GPdI Filadelfia Oepura sebagai gereja GPdI pertama di Kota Kupang untuk dilaksanakan ibadah bersama sebelum diarak ke sejumlah gereja GPdI yang ada di Kabupaten Kupang.

Ketua Majelis Daerah (MD) GPdI NTT, Pendeta Abraham Nenobais yang diwawancara VN menjelaskan, Kirab Obor Api Pantekosta mengelilingi Indonesia yang diselenggarakan Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) itu dalam rangka perayaan 100 tahun GPdI hadir di Indonesia.

Pendeta Nenobais mengatakan perayaan satu abad GPdI di bumi pertiwi secara nasional akan dilaksanakan pada 30 Maret 2021 di Bali.

“Kirab Obor Api Pantekosta ini sudah dilakukan sejak tahun lalu dan sudah melewati 31 provinsi dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Syukur hari ini sudah tiba di provinsi NTT sebagai provinsi ke 32 sebelum nanti dilanjutkan ke Provinsi NTB dan final di Bali sebagai tempat awal GPdI masuk di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum Obor Api Pantekosta dibawa ke sejumlah GPdI di wilayah kabupaten Kupang terlebih dahulu akan dibawa ke Gereja Pantekosta Filadelfia Oepura untuk didoakan para pendeta bersama jemaat.

Ketua Panitia HUT GPdI 1 Abad MD GPdI NTT, Hengky Malelak menjelaskan, Kirab Obor Api Pantekosta di NTT berlangsung sepuluh hari sejak 5 Maret sampai 15 Maret 2021 sebelum bertolak ke provinsi NTB, dan Bali.

Menurut Hengky, Gereja Pantekosta di Indonesia simbolnya adalah Api Pantekosta.

“Kita berharap semangat api Pentakosta itu tetap berkobar di seluruh jemaat GPdI walaupun di tengah pandemi Covid-19,” pintanya.

Rombongan pengantar Obor Api Pantekosta dari MD Papua terdiri dari Sekretaris II MD Papua, Pendeta Lukas Hamadi, Bendahara MD Papua, Pendeta Aneke Mathindas, Pendeta Freby Tuo, Pendeta Saverinus Siku, dan Pendeta Sandra Pariaribo. (bev/ol)