KKG Mini SD Inpres Naikoten 1 Gelar  Pelatihan Penulisan Esai

berbagi di:
img-20200917-wa0005

Pemateri Jusuf Blegur dari UKAW Kupang saat memberikan pelatihan penulisan esai kepada puluhan guru KKG Mini SD Inpres Naikoten 1 kota Kupang, Kamis (17/9).

Kekson Salukh

KELOMPOK Kerja Guru (KKG) mini SD Inpres Naikoten 1 Kota Kupang menggelar pelatihan penulisan esai di masa pandemi Covid-19, Kamis (17/9) pagi.

Ketua Panitia, Maya Kristin Ndun yang diwawancarai VN di sela-sela kegiatan menjelaskan, alasan melaksanakan kegiatan tersebut lantaran banyak guru di KKG mini SD Inpres Naikoten 1 yang tertarik untuk menulis esai.

Lanjut dia, SD Inpres Naikoten 1 merupakan sekolah ramah anak di kota Kupang sehingga sering mengikuti kegiatan-kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI termasuk kegiatan menulis cerpen di tengah pandemi Covid-19.

Kendati demikian, jelas Maya, dalam proses penulisan esai masih terdapat beberapa kendala atau kekurangan yang dialami para guru sehingga perlu dilakukan pelatihan dan bimbingan dari akademisi yang memiliki kompetensi di bidang penulisan esai.

“Alasan kami melaksanakan kegiatan penulisan esai atau narasi ini karena ada kemauan dari rekan-rekan guru semua yang bergabung dalam KKG mini ini. Belum lama ini kami diberikan kesempatan untuk menulis kegiatan kita di tengah pandemi Covid-19. Namun, kami merasa masih memiliki kekurangan sehingga perlu dilatih dan dibimbing khusus lagi.” tandasnya.

Lebih lanjut Maya mengungkapkan, melalui salah satu anggota guru SD Inpres Naikoten 1 maka panitia berkoordinasi dengan pemateri yang merupakan akademisi asal Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang untuk membantu memberikan pelatihan dan bimbingan dalam penulisan esai.

Ia berharap dengan adanya pelatihan itu dapat menghasilkan produk tulisan yang bisa diterbitkan dalam bentuk buku.

‌”Diharapkan dari kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa berlanjut dan menghasilkan produk tulisan yang diterbitkan dalam bentuk buku. Target kami, hari selasa ini produk penulisan narasi atau esai hari ini selesai dan kami bisa kirim ke pak dosen untuk sunting dan bisa dibukukan.” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang berlangsung sehari itu diikuti 19 guru dalam KKG mini SD Inpres Naikoten 1 kota Kupang yang  memiliki semangat untuk menulis esai.

Pemateri pelatihan penulisan esai, Jusuf Blegur dari UKAW  Kupang yang diwawancarai VN menjelaskan, materi yang ia berikan terdiri dari pengantar, penjelasan terkait apa itu esai, unsur-unsur esai, bagaimana menyusun esai, indikator dalam menentukan sebuah esai, dan epilog penutup.

Menurut Jusuf, tidak hanya memberikan materi terkait penulisan esai. Tetapi, para guru juga langsung ia dampingi untuk melakukan praktek menulis esai.

“Materi yang saya berikan hari ini yaitu pengantar, apa itu esai, unsur-unsur esai, bagaimana menyusun esai, indikator dalam menentukan sebuah esai, dan epilog penutup. Tetapi lebih banyak kita praktek hari ini.” jelas Jusuf.

Setelah pelatihan tersebut, ungkap Jusuf, ia akan memfasilitasi para guru di KGG Mini SD Inpres Naikoten 1 kota Kupang dari proses penulisan, penyuntingan, hingga penerbitan di buku.

“Kalau kita lihat yah semangat para guru ini luar biasa. Untuk latihan saya kasih mereka menulis esai tentang apa saja. Intinya  naskah final ke penerbit itu apa saja terserah, nanti baru saya sunting sehingga bisa diproses untuk diterbitkan dalam bentuk buku.” ujar Ketua Prodi PJKR UKAW Kupang itu.

Pantauan VN, kegiatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pada air mengalir sebelum memasuki ruang kegiatan. (Yan/ol)