Kodim 1604/Kupang dan ETIKA Semprot Disinfektan di Sejumlah Kelurahan

berbagi di:
img-20200331-wa0032

 

 

 

 

Sinta Tapobali

Kodim 1604/Kupang bersama Etnis Tionghoa Kupang, Nusa Tenggara Timur melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah kelurahan di Kota Kupang.

Pantauan VN, alat penyemprotan diberikan secara sukarela oleh ETIKA kepada pihak Kodim.

Penyemprotan mulai dilakukan di Kelurahan Fontein Kecamatan Kota Raja.

Letkol Inf. Sugeng Prihatin Kasdim 1604/Kupang mengarahkan para prajurit TNI agar berhati-hati dalam menyemprot cairan desinfektan ini karena cairan ini sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Menurutnya, alat pelindung diri bagi para prajurit TNI sudah tersedia lengkap mulai dari baju, kacamata google, sarung tangan, masker dan sepatu.  Para prajurit TNI tidak perlu takut dalam membantu masyarakat memerangi virus ini karena sudah terproteksi dengan alat pelindung diri yang memadai.

“Laksanakan dengan senang hati karena ini merupakan suatu kepercayaan dari ETIKA yang menganggap bahwa TNI mampu menyelesaikan pekerjaan ini sebaik mungkin. Jangan sia-siakan amanah ini,” tegasnya saat acara pelepasan petugas penyemprotan.

Ketua Aksi ETIKA Lawan Covid-19, dr. Hendrick Jodjana menjelaskan cairan disinfektan ini hanya bertahan paling lambat 2 sampai 3 hari dan setelah itu manfaatnya akan hilang.

“Disemprot harus melihat arah angin jangan berlawanan dengan arah angin karena kita sebagai penyemprot yang akan terkena cairan desinfektan. Jangan anggap sepele karena cairan ini berbahaya,” pesannya.

Ia berterima kasih untuk partisipasi anggota TNI ikut memerangi virus Corona.

Lurah Fountein, Yosef Suhardin mengapresiasi aksi nyata dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Etnis Tionghoa Kupang (ETIKA) dan Kodim 1604/Kupang.

Ia mengatakan sampai saat ini belum ada warganya yang terpapar dan ia berharap aksi tersebut bisa membuat warganya bebas terpapar virus.(bev/ol)