Kolam Mata Air Tofa Ditutup, Anak-Anak masih Masuk

berbagi di:
img-20210207-wa0012

 

Anak-anak sedang mandi di Kolam Air Yoga, Sabtu (6/2).

 

 

 

Putra Bali Mula

 

 

SEKELOMPOK anak-anak masih masuk ke Kolam Mata Air Tofa untuk berenang meskipun telah terpasang pengumuman yang menerangkan bahwa lokasi tersebut sementara ditutup.

Pantauan VN di lokasi pada Minggu (7/2), papan nama area rekreasi tersebut sudah ditempeli keterangan bahwa ditutup. Pada plang yang berbeda dikatakan area itu ditutup untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Namun begitu, sekitar sepuluh anak masih masuk dan berenang di kolam ini saat dipantau VN pukul 11.00 Wita hari itu. Selain pemberitahuan tersebut tidak ada lagi alat pembatasan lainnya yang dipakai maupun pengawas yang menjaga agar area ini tidak dimasuki.

Selain itu terdapat himbauan dalam bentuk spanduk yang dipasang di salah satu pohon yang tumbang di atas salah satu kolam. Ada dua kolam di area tersebut. Salah satunya adalah kolam yang mana terdapat anak-anak tersebut berenang.

img-20210207-wa0011

Dalam keterangan di spanduk tersebut diketahui himbauan itu dibuat oleh Karang Taruna Maulafa. Ada tiga himbauan yaitu dilarang parkir dan mencuci kendaraan di sekitar jalan, dilarang membuang sampah, dan ketiga adalah taat Prokes 3M saat memasuki area tersebut.

Sementara pada sehari sebelumnya, Sabtu (6/2), terdapat berbagai aktivitas di kolam tersebut seperti pengunjung yang berenang. Beberapa lainnya tampak mencuci pakaian maupun kendaraan di sekitar area tersebut.

“Kemarin lumayan yang datang sebelum ada pengumuman itu,” ujar Simon salah satu warga.

Terkait aturan kesehatan kolam renang untuk beroperasi selama pandemi, melansir detikHealth, masker tetap digunakan pengunjung baik sebelum dan setelah memasuki kolam.

Selain itu, air kolam renang menggunakan desinfektan dengan clorin 1-10 ppm atau bromin 3-8 ppm sehingga pH (kadar keasaman) air mencapai 7,2-8, dilakukan setiap hari dan hasilnya diinformasikan di papan informasi agar dapat diketahui oleh konsumen.

Pembersihan dan disinfeksi dilakukan terhadap seluruh permukaan di sekitar kolam renang, seperti tempat duduk, lantai, dan sebagainya. Jarak aman di antara pengunjung juga harus dijaga saat di ruangan ganti.

Pengguna kolam renang harus dalam keadaan sehat dan wajib mengisi form self assesement risiko COVID-19. Jika hasil self assesement termasuk risiko tinggi, tidak boleh berenang.

Jumlah pengunjung juga perlu dibatasi agar bisa saling jaga jarak dan wajib menggunakan peralatan pribadi. (Yan/ol)