Wartawan Jangan Jadi Nabi Palsu

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 21:06 WIB
Pendeta Mel Atok mambawakan renungan pada Ibadah Oikumene Forum Wartawan Nusa Tenggara Timur di Kantor Majalah Fortuna, Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (8/1/2022) malam.  (Kekson Salukh)
Pendeta Mel Atok mambawakan renungan pada Ibadah Oikumene Forum Wartawan Nusa Tenggara Timur di Kantor Majalah Fortuna, Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (8/1/2022) malam. (Kekson Salukh)

KUPANG, VICTORY NEWS-Menjalankan tugas sebagai jurnalis adalah mewartakan kebenaran sesuai fakta. Seorang Nabi menyampaikan nubuat juga berdasarkan kebenaran yang difirmankan Tuhan.

Dalam konteks itu, wartawan harus mewartakan kebenaran dan selalu setia serta bersandar kepada Tuhan sebagai Kebenaran. Bukan menyebabkan berita palsu, apalagi tidak berdasarkan fakta.

Baca Juga: Hari ini, Forum Wartawan NTT Gelar Natal Bersama


Hal itu terungkap dalam Khotbah dan Refleksi Natal ibadah oikumene perayaan Natal Bersama Forum Wartawan NTT di kantor Majalah Fortuna, Belo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/1) kemarin.

Prosesi ibadah Natal dipimpin Pendeta Mell Atok dan Romo Dus, berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Baca Juga: Pendeta Mel Atok Pimpin Ibadah Natal Bersama Forum Wartawan NTT

Romo Dus berpesan kepada para jurnalis untuk selalu menyuarakan kebenaran dalam setiap karya jurnalistik.

Pdt Mell Atok meminta wartawan untuk selalu setia dalam pekerjaan dan tidak mengesampingkan panggilan atau pilihan Ilahi dalam kehidupan ini.

Baca Juga: UKW Kikis Wartawan Abal-abal

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komunitas Anak Rantau King Kini Hadir di Kota Soe

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:45 WIB
X