Kondisi Empat ODP Pertama di Rote Semakin Membaik

berbagi di:
img-20200331-wa0091

 

 

 

Sinta Tapobali

Kondisi empat Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang pertama kali diumumkan Pemkab Rote Ndao pada Minggu (22/3) lalu berangsur pulih seperti sediakala.

Demikian rilis Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao yang ditandatangani Kepala Bagian Umum, Humas, dan Protokol Setda Rote Ndao Handryans Bessie, yang diterima media ini, Selasa (31/3) petang.

Dalam rilis tersebut, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao dr. Widyanto P Adhy menjelaskan, sejauh ini kondisi empat ODP tersebut sudah membaik, namun masih terus dipantau perkembangan klinisnya oleh Gugus Tugas Covid-19 hingga sembuh benar-benar.

Menurutnya, sampai kapan status empat ODP tersebut tidak dimasukkan lagi dalam daftar ODP atau akan berubah status apabila sudah dinyatakan benar-benar sembuh dan atau selesai masa pemantauan oleh Gugus Tugas.

dr Adhy menjelaskan, hasil update per 31 Maret 2020 pukul 14.00 Wita, jumlah Orang Dirawat di Rumah (ODR) meningkat dari 331 orang menjadi 349 orang. Sementara ODP bertambah satu orang dari jumlah kemarin menjadi 35 orang sedangkan belum ada yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect, maupun Positif Corona.

dr Adhy menjelaskan ODP dipetakan menurut kecamatan dan desa/kelurahan;

1) Kecamatan Lobalain 11 ODP, yakni berasal dari Desa Ba’adale dua orang, Kelurahan Metina tiga orang, Desa Lekunik satu orang, Kelurahan Mokdale tiga orang, dan Desa Helebeik dua orang. 2) Kecamatan Rote Barat Laut satu orang, yakni di Kelurahan Busalangga. 3) Kecamatan Rote Tengah tiga ODP dari Kelurahan Onatali satu orang, Desa Lidamanu dan Desa Suelain. 4) Kecamatan Rote Barat Daya 12 ODP dari Desa Sakubatun satu orang, Desa Sanggandolu dua orang, Desa Mbokak satu orang, Desa Landu tiga orang, Desa Lentera tiga orang, Desa Lalukoen dua orang. 5) Kecamatan Rote Timur empat ODP, yakni dari Desa Lakamola dua orang, Desa Batefalu dan Desa Papela masing-masing satu orang 6) Kecamatan Pantai Baru satu ODP dari Desa Tunganamo. 7) Kecamatan Rote Barat tiga ODP dari Desa Mbueain satu orang dan Desa Oenitas dua orang.

“Jadi, dari rincian data di atas, jelas jumlah ODP terbanyak ada pada Kecamatan RBD dengan 12 ODP dan Lobalain dengan 11 ODP. Sehingga wilayah yang paling berpotensi terjadi peningkatan status ODP adalah dua kecamatan ini, namun wilayah lain perlu tetap waspada,” kata dia.

Ia menambahkan, rapid test sebanyak 49 buah, bantuan provinsi sudah tiba dan akan digunakan dalam tata laksana setelah revisi panduan selesai, memperhitungkan kontinuitas ketersediaan rapid test tersebut.

Sementara APD yang dibutuhkan Gugus Tugas di antaranya sepatu boot, kacamata safety APD, face shield, masker N95, masker 3 ply, disposable surgical gown, dan handscoon/steril gloves. (bev/ol)