Duta Budaya NTT Bertolak Ke Norwegia

berbagi di:
whatsapp-image-2019-06-26-at-14-10-45

Duta budaya NTT sedang melakukan doa bersama sebelum berangkat ke bandara Soekarno Hatta. Foto; Istimewa

 

 

Duta budaya NTT segera bertolak ke Norwegia hari ini, Rabu (26/6) sekitar pukul 19.00 WIB dari wisma NTT di Jakarta.

Rini Nabu, pendamping dari Dinas Pariwisata Provinsi NTT kepada VN menjelaskan jumlah peserta yang akan ikut dalam Festival Indonesia di Norwegia berjumlah 20 orang dengan dua tour leader.

Rombongan duta budaya terdiri dari 13 penari yakni siswa SMA Negri 1 Sabu Timur, pemain musik, pemain sasando, Bupati Sabu, perwakilan ASITA NTT , pelatih tari, perwakilan dinas pariwisata NTT , perwakilan DPRD NTT dari komisi V Yukun Lepa, dan dua tour leader.

Rini mengatakan sesuai jadwal rombongan akan tiba di Norwegia pukul 07.00 waktu setempat. Total bagasi yang terdiri dari pakaian peserta, properti kesenian, dan perlengkapan budaya mencapai 700 kilogram.

“Salah satu yang masuk di bagasi yakni replika komodo. Itu saja sudah 100 kilogram,” ujar Rini.

Ia mengatakan replika komodo sepanjang 2,3 meter tersebut akan dihibahkan ke KBRI di Norwegia sebagai bentuk promosi komodo dan NTT kepada para wisatawan. Selama kegiatan berlangsung, para pengunjung atau wisatawan bisa melakukan swafoto atau selfie dengan komodo. Tak hanya itu, rombongan sengaja membawa pakaian adat khas NTT yakni dari Rote, Alor dan Timor Tengah Utara (TTU) untuk dipakai oleh para pengunjung saat sesi foto.

“Sesi foto dengan pakaian adat kita beri gratis biar mereka mengenal lebih dekat tentang pakaian adat NTT,” ungkapnya.

Rini menambahkan selama berada di Norwegia, seluruh rombongan fokus memanfaatkan waktu yang ada untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Festival Indonesia yang berlangsung pada 28-30 Juni mendatang.

“Kita ke Norwegia untuk memperkenalkan NTT di mata dunia bukan untuk jalan-jalan sehingga semua peserta termasuk adik-adik penari sudah kami motivasi untuk semangat menampilkan yang terbaik dan aktif mengikuti kegiatan yang ada demi NTT,” ujarnya.

Ia menegaskan, meski ada city tour namun waktunya sangat terbatas yakni pada hari pertama kedatangan sekitar 3-4 jam lalu di hari terakhir setelah semua kegiatan utama selesai.

Para penari dari SMAN 1 Sabu tampak bergembira dalam perjalanan menuju bandara dan bertolak ke Norwegia. Foto: Istimewa
Para penari dari SMAN 1 Sabu tampak bergembira dalam perjalanan menuju bandara dan bertolak ke Norwegia. Foto: Istimewa

Rini menambahkan, para penari akan menampilkan empat tarian yakni Pado’a, Ledo Hawu, Hab’ba Ko’o Rai dan Pedogo Aru.

Sebagai informasi, NTT berpartisipasi dalam Festival Indonesia yang untuk pertama kalinya dilaksanakan oleh KBRI Oslo. Festival bertema “Wonderful Indonesia: A Land of Diversity” dimeriahkan dengan pameran budaya, promosi perdagangan, dan promosi pariwisata. Rombongan NTT dipimpin langsung Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke. (bev/ol)