Korea Utara Segera Luncurkan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Guam

berbagi di:
Markas Angkatan Laut AS di Pulau Guam (Foto: Reuters)

Markas Angkatan Laut AS di Pulau Guam (Foto: Reuters)

 

 

Pemerintah Korea Utara sepertinya hanya mengindahkan ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengatakan akan mengubah Pyongyang seperti lautan api, bila masih ngotot ingin melakukan uji coba balistik antarbenua.
Dilansir Reuters, Kamis (10/8), Korea Utara bahkan menyebut ancaman Trump tersebut hanyalah omong kosong, bila tak dibuktikan dengan tindakan nyata.
Jenderal Kim Rak Gyom selaku komandan strategi perang Korea Utara seperti dikutip media Korea Utara mengatakan bahwa mereka telah memiliki rencana matang untuk meluncurkan roket ke pangkalan angkatan laut AS di Pulau Guam, yang berada di Kepulauan Micronesia, kawasan barat Samudera Pasifik.

Seolah mengindahkan ancaman Trump, dia menyebut roket tersebut akan diluncurkan pada pertengahan Agustus ini. Namun sebelumnya mereka akan melapor terlebih dahulu ke Presiden Korea Utara, Kim Jong Un.
“Roket Hwasong 12 akan diterbangkan oleh KPA (Korean People;s Army) membelah langit di atas Shimane, yang berada di perfektur Hiroshima dan Koichi,” sebut media Korea Utara.
“Roket tersebut akan terbang sejauh 3.356,7 kilometer selama 1.067 detik dan akan meledak di dalam air yang berjarak 30 hingga 40 kilometer dari Guam,” jelasnya.
Sebenarnya, ucapan Trump baru-baru ini bukanlah acaman semata. Sejak tanggal 8 Agustus lalu, media Jepang telah memberitakan bahwa pemerintahnya telah melakukan latihan militer bersama dengan Amerika Serikat, dengan dua pesawat pengebom supersonik Amerika Serikat di Semenanjung Korea.
Menurut Angkatan Pertahanan Udara Jepang (ASDF), latihan bersama ini mengikutsertakan dua pesawat US Air Force B-1B Lancerbombers dan dua pesawat tempur F-2 milik ASDF. Latihan ini juga diikuti angkatan udara milik pemerintah Korea Selatan.
Sumber: Kumparan