Kota Kupang Bisa Bersih Jika Masyarakat Taat Perda

berbagi di:
img-20200325-wa0052

 

 

 

Yapi Manuleus

Sampah yang selama ini menumpuk di Kota Kupang  membuat kota ini tampak jorok dan bau. Apalagi banyak warga yang tidak taat pada Perda soal sampah.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang Yeri Padji Kana kepada VN, Rabu (25/3).

Perda Kota Kupang diantaranya mengatur soal waktu membuang sampah di berbagai tempat sampah saat pukul 17.00 – 06.00 Wita.

“Di atas dari jam itu tidak boleh buang. Tapi sekarang ini yang kita lihat masyarakat tidak taat pada aturan. Makanya, kalau mau Kota Kupang bersih mari kita tunduk pada Perda, memang kita akui masih ada keterbatasan soal penyediaan armada. Armada yang sekarang hanya ada 36 truk untuk layani 51 kelurahan dan semuanya sudah tua karena sudah ada semenjak tahun 2005, bayangkan sudah 15 tahun. Jadi kita minta masyarakat bisa taat pada Perda,” tegasnya.

Pantauan VN di ruas jalur 40 wilayah RT 26 Kelurahan Sikumana pada hari yang sama Rabu (25/3) tampak sampah masih sangat menumpuk di samping ruas jalan itu sehingga terlihat sangat jorok dan bau saat melintas. (bev/ol)