Kota Kupang Catat Rekor Transmisi Lokal Tertinggi

berbagi di:
Ernest Ludji Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Kupang

 

Ernest Ludji
Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang

 

 
Mickael Umbu

 

 

KOTA Kupang kembali menambah jumlah pasien Covid-19. Pada Jumat (20/11), ditemukan 25 kasus baru transmisi lokal. Penambahan pasien Covid-19 kemarin mencatat rekor tertinggi angka transmisi lokal. Sebab, dari 25 orang itu, 22 di antaranya transmisi lokal.

Data menunjukkan tren penularan lokal virus korona di Kota Kupang terus meningkat. Pada 2 November bertambah 24 orang, selanjutnya 6 November 16 orang, 14 November 21 orang dan 17 November bertambah 16 orang. Total pasien positif korona di Kota Kupang mencapai 342 orang, tertinggi di Provinsi NTT.

“Hari ini (kemarin) dari data hasil pemeriksaan sampel swab ditemukan 25 kasus baru pasien yang terpapar Covid-19. Penambahan ini merupakan angka tertinggi dibandingkan dengan hari lainnya,” ujar Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Ernest Ludji kepada VN, tadi malam.

Dia merincikan, dari 25 orang tersebut 3 orang merupakan pelaku perjalanan sementara 22 orang lainnya terpapar dari kluster transmisi lokal.

“Untuk ketiga pelaku perjalanan ini berasal berasal dari kluster Jakarta (1 orang laki-laki usia 71 tahun), Bandung (1 orang laki-laki usia 42 tahun), dan Mataram (1 orang/laki-laki usia 34 tahun,” urainya.

Sementara 22 orang lainnya terdiri dari 7 laki-laki dan 22 perempuan.

Dengan demikian, lanjut dia, total pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Kupang menjadi 342 orang, sementara pasien yang dinyatakan sembuh 146 orang, masih dirawat dan menjalani karantina mandiri 185 orang dan yang meninggal dunia 11 orang.

Terpisah, Kadis Kesehatan Provinsi NTT Messe Ataupah mengatakan, tambahan 25 orang itu ini terjadi di Kota Kupang. Sementara pasien yang sembuh terdapat di TTU ada 1 orang.

“Penambahan pasien terkonfirmasi di Kota Kupang menjadi angka tertinggi pada bulan ini, karena itu kita terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar terus mengikuti anjuran pemeriksaan dengan melaksanakan 4M yakni memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menjaga jarak,” Pungkasnya.

Dia menambahkan, dengan tambahan 25 kasus baru, maka eskalasi penularan Covid-19 di NTT hingga kemarin mencapai 948 orang positif. Dari jumlah tersebut 648 orang dinyatakan sembuh dari virus berbahaya ini dan 17 orang dinyatakan meninggal dunia serta 283 orang masih perawatan dan karantina mandiri,” Imbuhnya. (yan/ol)